Pengungsi Mulai Bosan! Pagi, Siang, Sore Makan Mie Instan

Pengungsi gempa cianjur
Posko pengungsi di Kampung Burangkeng, RT 01, RW 01, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, GIFFAR/METROPOLITAN

CIANJUR-RADAR BOGOR, Lima hari setelah gempa berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022) lalu, para warga pengungsi terdampak masih terus bertahan di tenda darurat.

Baca Juga : Helikopter Kirim Bantuan, Dua Tenda Pengungsi di Cugenang Roboh 

Bermodal logistik seadanya, para warga pengungsi di Kampung Burangkeng, RT 01, RW 01, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, makin merindukan masakan rumah seperti sedia kala.

Pasalnya, sudah hampir satu minggu ini pasca gempa, warga pengungsi terus mengkonsumsi mie instan hampir seriap harinya.

Banyak bantuan berdatangan, namun yang datang selalu sama. Hal itu dikeluhkan Eti Nurohmah, (45). Ibu enam anak itu bertugas sebagai pemasak di tenda yang ia tempati. Makanan yang dibuatnya, akan dikonsumsi oleh 16 Kepala Keluarga (KK) dengan 58 jiwa.

“Alhamdulillah bantuan ada. Tapi mie instan terus, udah bosen makan mie instan setiap hari,” kata Eti sambil sedikit tertawa, Jumat (25/11/2022).

Eti dan pengungsi lain sangat merindukan rasa makanan rumah yang biasa ia rasakan sebelum gempa menghancurkan rumah mereka. “Pengen makan telur, tempe, tahu, sarden juga,” tutur Eti.

Baca Juga : Bantu Korban yang Terisolir, Bima Arya Salurkan Bantuan dari Udara

Eti pun mengungkapkan, jika dirinya dengan para pengungsi baru akan memasak daging ayam serta sayur yang mereka petik dari kebun di dekat tenda.

“Ini ayam dikasih tiga sama peternak yang lagi panen. Baru hari ini. Yang dikasih juga ayamnya mati satu, cuma dua yang dimasak,” pungkasnya. (far)

Editor : Yosep

Berita Lainnya