Gerakan Anak Negeri Bantu Korban Gempa Cianjur di Bawah Kaki Gunung Gede

GAN
Tim dari Gerakan Anak Negeri terus melakukan pengobatan dan penyaluran bantuan logistik kepada korban gempa bumi di Desa Mangunkerta, Cugenang, Cianjur, Jumat (25/11). (Metropolitan/ Giffar)

BOGOR-RADAR BOGOR, Perjalanan Hari keempat kembali dimulai. Relawan Gerakan Anak Negeri (GAN) dan tim Radar Bogor Grup, kembali melakukan perjalanan untuk membantu para korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Perjalanan dimulai sejak pukul 06.30 WIB, dengan membawa peralatan obat-obatan dan juga logistik untuk para korban yang sedang mengungsi di tenda darurat. Perjalanan kali ini menuju salah satu kampung yang berada di bawah kaki Gunung Gede Pangrango.

Baca Juga: PT Sunindo Pratama Salurkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Melalui Gerakan Anak Negeri

Para relawan, berjalan sekitar 300 meter sejak turun dari kendaraan menuju salah satu posko yang berada di Kampung Burangkeng, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Bogor.

Posko itu berada di tengah perkebunan wortel, dan sayur kol. Di sana, para relawan GAN membawa lebih banyak tenaga kesehatan untuk bisa menampung seluruh warga yang sedang merasa kurang sehat.

Selain membuka posko kesehatan, relawan GAN juga membagikan logistik beras kepada warga Kampung Burangkeng, menerima beras seberat 1,5 kwintal untuk untuk warga yang mengungsi di tenda pengungsian.

“Kita bawa delapan perawat, dua dokter, dan tentunya yang paling favorit, tiga orang ahli patah tulang dan urut dari Cimande,” kata Koordinator GAN Omer Ritonga, Jumat (25/11).

Satu per satu warga di Kampung Burangkeng berdatangan untuk menghampiri posko kesehatan yang dibuka oleh GAN. Sebanyak 38 orang datang untuk diperiksa oleh relawan GAN.

Para warga yang diperiksa oleh relawan, kebanyakan mengeluh sakit kepala. Ada juga yang mengeluh nyeri-nyeri sendi, batul, flu, dan juga gatal-gatal.

Menurut Relawan Dokter GAN, dr Kresna Denta Elygio, para pasien di Kampung Burangkeng, cukup antusias dalam pemeriksaan kesehatan di posko yang di buka oleh GAN.

“Kebanyakan pasien datang dengan keluhan demam, batuk pilek, serta ada beberapa yang luka akibat tertimpa tembok rumah akibat guncangan gempa, dari mulai anak-anak hingga lansa. Semua berjalan dengan lancar,” bebernya.

Kresna mengimbau kepada para korban gempa Cianjur untuk selalu menjaga kesehatan, agar bisa bertahan di tengah kondisi yang sekarang.

Baca Juga: Gerakan Anak Negeri Terus Bergerak, 271 Warga Dapat Penanganan Medis

“Tentunya dengan menjaga pola makan, menjaga kebersihan tenda, serta lingkungannya,” saran Kresna.

Sejauh ini,  jumlah penanganan pasien medis oleh relawan GAN sudah mencapai 335 pasien, sejak Selasa (22/11). Jumlah warga yang sudah diterapi urut oleh ahli tulang Cimande sebanyak 251 orang, dengan total penanganan 548 orang. (far/radarcianjur)

Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya