Update Gempa Cianjur: Satu Jenazah Ditemukan, Korban Meninggal 272 Orang

Warga berada diantara reruntuhan rumahnya di kampung Ciwaru , Desa Gasol, Cugenang, Cianjur. Rabu (23/11/2022). Menurut data Badan BNPB jumlah korban yang ditemukan tewas akibat gempa pada Rabu 23 November 2022, korban meninggal dunia ditemukan 271 orang. Foto : Sofyansyah / Radar Bogor

CIANJUR- RADAR BOGOR, Satu warga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (24/11). Korban meninggal benca gempa bumi di Cianjur bertambah jadi 272 orang.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto membenarkan, data korban meninggal dunia bertambah. Ia merincikan, total 272 orang yang meninggal dunia.

Baca Juga: Minim Lahan Terbuka, Warga Cianjur Mengungsi di Atas Kuburan

“Sebanyak 165 telah diidentifikasi by name by address, sedangkan 107 jenazah masih terus diidentifikasi,” ungkapnya melalui keterangan resmi diterima Radar Bogor, Kamis (24/11).

Sementara itu l, korban luka-luka sebanyak 2.046 orang. Warga mengungsi mencapai 62.545 orang.

Suharyanto menambahkan, masih ada korban hilang di satu wilayah desa akibat tertimbun longsor yang terjadi pascagempa. Khusus di Cijedil, Kecamatan Cugenang, korban hilang yang dilaporkan mencapai 39 orang.

“Tujuh diantaranya adalah orang sedang melintas dan ada saksi mata yang melihat. Sebanyak 39 jiwa ini sudah teridentifikasi nama dan alamatnya,” tambahnya.

Kerugian materil juga masih terus dilakukan pendataan. Diantaranya rumah rusak 56.311 unit. Diantaranya rusak berat 22.267 unit, rusak sedang 11.836 unit, dan rusak ringan 22.208 unit.

Data tersebut, kata Sujaryanto, masih akan diverifikasi dengan batasan yang sudah ada. Termasuk melalui Permen PUPR tentang spesifikasi kategori rumah rusak.

Ia memastikan, penanganan bencana masih akan terus dilakukan. Mereka juga masih berfokus dalam pencarian dan penyelamatan korban.

Suharyanto menambahkan, masyarakat yang keluarganya meninggal akibat gempa, dapat melengkapi surat sebagai syarat untuk mendapatkan santunan dari pemerintah.

Baca Juga: Puluhan Pengungsi Gempa Cianjur Tinggal di Kandang Domba

“Yang anggota keluarganya meninggal, agar segera melengkapi surat pernyataan kematian yang dikeluarkan dari fasilitas kesehatan. Ini menyangkut bantuan dan santunan, salah satu syaratnya adalah surat tersebut,” tandasnya.

Penanganan bencana adalah urusan bersama, banyak pihak terlibat dalam penanganan bencana gempa Cianjur ini. (*/mam)

Berita Lainnya