Sekolah Rusak di Kota Bogor, Dewan Dorong Perbaikan Awal Tahun

Atap ambruk
Atap SDN Bantarjati 9 ambruk. (Radar Bogor/ Reka Faturachman)

BOGOR-RADAR BOGOR, Sekolah-sekolah rusak di Kota Bogor harus segera mendapatkan perhatian. Setelah kasus ambruknya atap SDN 9 Bantarjati, potensi serupa bisa menyusul di sekolah lainnya.

Baca Juga: Atap SDN Bantarjati 9 Ambrol, Disdik Janji Survei dan Perbaiki

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menilai, ambruknya atap beberapa SD di Kota Bogor menjadi masalah cukup serius. Lantaran peristiwa tersebut terjadi dalam kurun waktu setahun terakhir.

Menurutnya, perlu ada pemeriksaan teknis atau technical check up terhadap sekolah-sekolah yang memiliki potensi kerawanan kerusakan bangunan. Hal itu agar bisa segera dilakukan intervensi pembangunan.

“Sebenarnya ini sudah kita sampaikan di beberapa waktu lalu. Cuma mungkin ini perlu kami kuatkan kembali,” tegas politikus PKS.

Dia pun berjanji akan berdiskusi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor agar kerusakan yang terjadi bisa langsung diintervensi oleh APBD 2023.

“Dan harapan kita ini bisa segera dijalankan di awal tahun, karena ini bisa mengganggu proses belajar mengajar kalau tidak segera dilakukan,” sambungnya.

Di samping itu, seluruh pihak terkait harus duduk bersama. Selain 209 SD di Kota Bogor, ada 20 sekolah menengah pertama negeri yang harus juga menjadi perhatian.

Baca Juga: Imbas Atap Kelas Ambruk, Siswa SDN Bantarjati 9 Kota Bogor Belajar dari Rumah 

“Ini mana saja yang harus kita paksa anggaran kita anggarkan, agar tidak terjadi potensi kerawanan bencana. Apalagi yang terkait dengan keselamatan anak didik kita. Saya kira mungkin nanti Komisi IV akan kita lakukan rapat gabungan dengan Disdik, Bappeda, BKAD, dan BPBD,” pungkasnya.

Disdik Kota Bogor sendiri telah memastikan sebanyak 44 sekolah yang akan mendapatkan perbaikan pada 2023 mendatang. Itu dari 115 sekolah yang tercatat mengalami kerusakan, baik rusak ringan maupun berat. (*)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya