Belasan Klien Pemasyarakatan Bapas Kelas II Bogor Dilatih Membuat Pempek

Bapas Kelas II Bogor
Belasan klien pemasyarakatan Bapas Kelas II Bogor saat dilatih membuat Pempek.

BOGOR-RADAR BOGOR, Balai Pemasyarakatan atau Bapas Kelas II Bogor melatih belasan klien pemasyarakatan memasak Pempek.

Baca Juga : Bapas Kelas II Bogor Latih Klien Pemasyarakatan Teknik Handmade Ecoprint

Pelatihan sendiri dilakukan di Aula Lantai Dua Bapas Kelas II Bogor, yang dihadiri 16 klien pemasyarakatan yang sedang menjalani program reintegrasi sosial atau asimilasi dari berbagai lapas/rutan yang beedomisili di wilayah Kota/Kabupaten Bogor, dan Kota Depok, Rabu (23/11/2022).

Pelatihan tersebut bekerjasama dengan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) dari Yayasan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Kepala Subsi Bimbingan Klien Anak (BKA) Bapas Kelas II Bogor Dwi Purwono mengatakan, kegiatan pelatihan pempek ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencapaian tujuan sistem pemasyarakatan yakni membentuk klien agar menjadi manusia yang mandiri dan berdaya guna .

Ditempat yang sama, Kepala Bapas Kelas II Bogor Teolina Saragih menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk menjalankan amanat Undang-Undang Pemasyarakatan tentang bimbingan kemandirian klien. Bapas Bogor memfasilitasi kegiatan yang dananya telah disediakan Pemerintah.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara. Dikatakan juga bahwa, tercapainya tujuan dari penyelenggaraan sistem pemasyarakatan ditentukan oleh tiga komponen yakni Klien, petugas, dan masayarakat.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan tujuan dari Sistem Pemasyarakatan berdasarkan UU No.22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yakni meningkatkan kualitas ketrampilan kemandirian kepada Klien Pemasyarakatan agar dapat hidup mandiri dan produktif, dapat diterima di masyarakat, menjadi warga yang baik dan bertanggung jawab, serta tidak megulangi pelanggaran hukum.

Antusiasme terlihat saat klien pemasyarakatan belajar agar berani untuk berpendapat dan berkreasi. Dan Kabapas dalam hal ini mengajak para klien untuk mengikuti kegiatan dengan baik dan sungguh-sungguh sehingga ada hasil yang dibawa pulang.

“Besar harapan saya akan ada perubahan dari dalam diri kalian. Agar dapat mengubah hidup dan menjadi lebih bermanfaat,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan ke acara inti yaitu praktik pembuatan memasak Pempek, dengan membagi empat kelompok.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pengembangan SDM Wiwin Winarti memandu setiap tahapan pembuatan Pempek. Hal ini juga dimanfaatkan oleh para pegawai Bapas Bogor yang ikut berpartisipasi pada Pelatihan Pempek.

Baca Juga : Puluhan Klien Bapas Kelas II Bogor Dapat Bimbingan Kepribadian

Ia menuturkan pembuatan pempek ini dapat menghasilkan keuntungan dua kali lipat dari modal yang disiapkan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat secara simbolis oleh Kabapas Teolina Saragih kepada Wini Winarti selaku Ketua Yayasan Pengembangan SDM dan pembagian sertifikat. Serta dilanjutkan dengan makan bersama dari hasil olahan memasak pempek yang telah dibuat. (ded)

Reporter : Dede Supriadi
Editor : Yosep

Berita Lainnya