Posko Kesehatan Gerakan Anak Negeri Diserbu Korban Reruntuhan Bangunan

Posko Gerakan Anak Negeri
Tim Relawan Gerakan Anak Negeri saat mengobati warga korban reruntuhan di posko Kampung Gasol, Cugenang, Rabu (23/11/2022). SOFYANSYAH/RADAR BOGOR

CIANJUR-RADAR BOGOR, Posko kesehatan Gerakan Anak Negeri di Kampung Gasol, Cugenang, Cianjur ramai didatangi warga yang menjadi korban tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi yang melanda Cianjur pada Senin (21/11/2022).

Baca Juga : Gerakan Anak Negeri Buka Posko Kesehatan, Obati Warga yang Terluka

Mayoritas warga mengalami nyeri pada bahu, punggung, kaki, dan tangannya. Minimnya bantuan yang hadir membuat para korban harus menahan rasa nyeri selama berhari-hari.

Beruntung Gerakan Anak Negeri hadir membawa bantuan tim ahli patah tulang dari Cimande. Pelayanan ini diberikan untuk mengatasi masalah yang diderita para pengungsi. Tampak belasan pengungsi antre untuk mendapatkan penanganan.

Agus Jaidin (70) salah satunya, ia mengalami nyeri pada bagian punggungnya usai tertimpa batako saat gempa melanda rumahnya.

“Waktu itu saya lagi duduk, tiba-tiba terjadi guncangan hebat. Tidak berselang lama tembok batako rubuh menimpa tubuh saya. Beratnya material bahkan membuat saya harus merangkak saat keluar dari reruntuhan,” tutur Agus menceritakan kejadian gempa.

Akibat kejadian tersebut, dirinya sulit untuk bergerak dan berjalan. Agus sulit untuk beraktivitas dan tidur saat malam hari.

Setelah mendapat penanganan dari ahli patah tulang dari tim Gerakan Anak Negerio, Agus merasa lebih baik. Pergerakan tubuhnya jauh lebih luas dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah lebih enak. Terima kasih banyak atas bantuan ini. Semoga menjadi berkah buat semuanya,” syukurnya.

Baca Juga : Anak-anak di Pengungsian Kampung Gasol Cianjur Mulai Terserang Penyakit

Korban lain, Nia Siti Nurjanah (35) mengalami hal serupa. Dirinya mengeluhkan nyeri pada tangan, pinggul, dan kakinya setelah banyak mengalami benturan. “Walaupun sakit tapi terpaksa harus memaksa diri karena kondisi. Akhirnya tambah sakit,” lirihnya.

Nia kemudian mendapatkan penanganan dari ahli patah tulang Cimande. “Alhamdulillah sekarang lebih enak, tidak nyeri lagi,” tutur Nia. (cr1)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep

Berita Lainnya