BOGOR-RADAR BOGOR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan tidak ada dampak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,1 yang terjadi di Kota Bogor, sekira pukul 17.54 WIB, Rabu (23/11).

Baca Juga: Cianjur Gempa Lagi, Relawan Tim Medis Evakuasi Pengungsi Sakit ke Ambulans

Kepala BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas mengatakan, goncangan gempa yang berpusat di Barat Daya Kota Bogor itu tidak menimbulkan dampak kerusakan.

“Sejauh ini tidak laporan yang masuk (mengenai kerusakan karena dampak gempa itu),” kata pria yang kerap disapa Theo dikonfirmasi Radar Bogor, Rabu (23/11) malam.

Theo juga memastikan untuk wilayah Kota Bogor terbilang aman. Lokasinya juga bukan berada di pusat Kota Hujan.

“Laporan dampaknya aman,” tekannya lagi dan meminta masyarakat untuk tidak panik.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa berpusat di darat yakni 15 kilometer barat daya Kota Bogor.

“Pusat gempa berada di darat 15 km Barat Daya Kota Bogor,” tulis akun twitter @infoBMKG.

BMKG sendiri mencatat gempa terjadi sekitar pukul 17.54 WIB. Titik gempa berada di kedalaman 18 kilometer dan dirasakan (MMI) II Sukabumi, II Kabupaten Bogor.

Belum ada laporan terkait kerusakan akibat gempa itu. Hasil analisis dari BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.69 LS dan 106.7 BT atau lokasi di darat pada jarak 15 kilometer Barat Daya Kota Bogor.

Menurut BMKG, saat lihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Citarik.

Baca Juga: Cianjur Masih Waswas, Gempa Guncang Kota Bogor!

Dilaporkan oleh masyarakat dari BMKG, gempa bumi di wilayah Sukabumi dan Kabupaten Bogor dirasakan oleh beberapa orang serta benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

BMKG pun mengimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.(*)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Imam Rahmanto