Perumda Tirta Pakuan Sosialisasi Pemasangan Baru di Cibuluh

Tirta Pakuan
Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizki saat melakukan sosialisasi di Kelurahan Cibuluh, Bogor Utara. (Tangkapan layar)

BOGOR-RADAR BOGOR, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menargetkan penyediakan layanan cakupan air bersih 100 persen hingga tahun 2024. Oleh karena itu, tahun ini jajaran Direksi Perumda Tirta Pakuan memiliki tugas yang cukup berat.

Untuk mengejar target cakupan air bersih di Kota Bogor, Direktur Umum (Dirum) Rivelino Rizky menyosialisasikan pemasangan baru di Jalan Neglasari, Kelurahan Cibuluh, Bogor Utara, baru-baru ini. Sosialisasi kepada warga di Neglasari tersebut untuk memenuhi cakupan layanan air bersih yang masih bisa terlayani.

Baca Juga: Tuan Rumah Bimtek Asdepamsi, Tirta Pakuan Genjot Cakupan 100 Persen

“Kami memasang pipa di daerah sini sesuai dengan kebutuhan karena merupakan amanat dari pemerintah pusat harus memberikan layanan 100 persen untuk seluruh masyarakat,” kata Rivelino.

Selain itu juga, layanan 100 persen sesuai dengan target SDGs bahwa ditahun 2024 melalui program universal akses aman air minum, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor harus mampu memenuhi cakupan layanan 100 persen.

Kemudian, layanan cakupan air bersih 100 persen juga tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Urusan air minum termasuk dalam urusan pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

Oleh karena itu, pemenuhan air minum dalam kuantitas yang cukup dan kualitas yang memenuhi syarat sangatlah penting.

Air minum adalah kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan fisik, sosial dan perekonomian masyarakat. Bahkan tidak hanya kuantitas dan kualitasnya saja yang perlu diperhatikan, waktu pengaliran secara kontinyu pun mutlak dibutuhkan oleh masyarakat.

Saat disinggung saat sosialisasi ada warga yang menanyakan bagaimana jika pemasangan jaringan baru diperuntukan untuk musala, atau posyandu tetap harus membayar iuran. Rivelino langsung menjawab kaitan itu Perumda Tirta Pakuan membebaskan biaya pemasanganya.

Baca Juga: Sebulan, Tirta Pakuan Bisa Tangani Seribu Laporan Kebocoran

“Terkait dengan mushala, masjid, atau posyandu, itu seperti apa. Itu masuk ke gelombang sosial, bapak ibu bisa mengajukan melalui RT/ RW atau dengan kelurahan. Nanti penanggung jawabnya siapa yang akan membayar iuran per bulannya,” ucapnya.

Untuk biaya pemasangan baru, kata Rivelino, Perumda Tirta Pakuan bakal gratiskan.

“Mudah-mudahan ikhtiar kami mewakili pemerintah Kota Bogor khususnya Perumda Tirta Pakuan bisa menjalankan amanat tersebut,” tukasnya.(*)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya