Bukan Uang Tunai, Sopir Angkot dan Ojol Dijatah Voucer BBM

Ojol BLT
Sejumlah driver ojek online Kota Bogor mendapatkan bantuan dampak kenaikan BBM. (Radar Bogor/ Sofyansyah)

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mencairkan bantuan Bahan Bakar Minyak (BBM) senilai Rp600 ribu bagi sopir angkot dan ojek online (ojol). Penyerahan bantuan berupa voucer BBM mulai disalurkan, Jumat (11/11).

Bantuan dengan total anggaran senilai Rp1,4 miliar itu diperuntukkan bagi 2.341 penerima manfaat. Itu meliputi 1.341 sopir angkot dan 1.000 sopir Ojol ber-KTP Kota Bogor.

Baca Juga: Gelar Jambore, Bantu Sehatkan Penyandang Disabilitas Mental

“Ini dialokasikan dalam bentuk voucer, bertahap sampai bulan Desember. Tahap 1 dan 2 dibagikan di bulan November dan tahap 3 dibagikan pada bulan Desember,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor.

Menurutnya, jumlah bantuan yang diberikan pada tahap satu dan dua ini berjumlah Rp400 ribu. Sopir angkot mendapatkan voucer dengan nilai satuan Rp50 ribu, sedangkan ojol dengan nilai satuan Rp25 ribu.

“Total (keseluruhan) anggaran yang dialokasikan senilai Rp1.404.600.000. Dan penukaran voucher hanya berlaku di SPBU milik Pertamina dengan Kode SPBU 31,” ucapnya.

Ditambahkan Bima Arya, sopir angkot dan ojol yang mendapatkan bantuan ini merupakan data hasil verifikasi yang dilakukan Dishub, Dinsos, Disdukcapil dan Bagian Kesra Setdakot Bogor.

Para penerima manfaat ini, merupakan warga yang belum mendapatkan bantuan sama sekali baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat maupun Kementerian.

Sementara itu, salah seorang sopir angkot penerima manfaat, Dede merasa bersyukur dengan adanya voucher BBM senilai Rp200 ribu ini. Sebab, bantuan ini setidaknya dapat membantu dirinya bersama para sopir penerima manfaat lainnya.

Baca Juga: Unik, Bawaslu Sosialisasi Pemilu Pakai Permainan Ular Tangga

“Alhamdulillah dapat membantu ya untuk sopir-sopir, terbantu lah sedikit,” kata dia usai menerima bantuan BBM.

Perlu diketahui, penyerahan bantuan voucer BBM di Terminal Baranangsiang itu belum mencakup semua sopir angkot dan ojol yang menerimanya. Momen itu hanya simbolis dengan menghadirkan perwakilan sopir angkot dan ojol sebanyak 100 orang. (*)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya