Bebersih Ciliwung, Puluhan Anak Semangat Berburu Sampah

Bebersih ciliwung
Anak-anak antusias ikut bebersih Sungai Ciliwung bersama Wali Kota Bogor Bima Arya. (Radar Bogor/ Reka Faturachman)

BOGOR-RADAR BOGOR, Puluhan anak terlihat antusias berjalan kaki menyusuri Sungai Ciliwung, Jumat (11/11). Bukan untuk mandi membersihkan diri di sungai, melainkan berkotor-kotoran dengan sampah.

Baca Juga: Bukan Uang Tunai, Sopir Angkot dan Ojol Dijatah Voucer BBM

Anak-anak itu menyusuri sungai Ciliwung, Kelurahan Sukaresmi. Tangan mereka tanggung memegangi karung. Isinya sampah, yang sudah dikumpulkan dan diburu sejak siang.

Banyak sampah yang berserakan di bantaran sungai. Ketimbang hanya mengekor orang dewasa, anak-anak itu ikut memunguti sampah. Seolah berkompetisi, barang-barang kotor bergantian masuk ke dalam karung mereka.

Salah satu anak, Muhammad Saputra senang dengan kegiatan tersebut. Walaupun tangannya dan kakinya harus kotor saat memungut sampah di bantaran sungai.

“Tidak apa-apa justru seru sama teman-teman, supaya sungainya bersih,” ucapnya sembari menggotong karung penuh sampah.

Mereka menjadi salah satu bagian dari peringatan Hari Ciliwung ke-11 tahun di Kelurahan Sukaresmi. Pemerintah Kota Bogor mengajak warga bersama Satgas Ciliwung bebersih sungai dari sampah.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menjelaskan, gerakan itu dilakukannya sebagai ikhtiar menjaga ekosistem Sungai Ciliwung. Keterlibatan anak-anak pada kegiatan tersebut diharapnya bisa menumbuhkan rasa kepedulian anak pada kebersihan sungai.

“Saya titip kepada warga dan anak-anak untuk tidak buang sampah ke sungai. Hari peringatan ini setiap tahun kita gelar untuk mengingatkan agar tidak lelah untuk terus bersih-bersih Ciliwung,” tuturnya, yang juga ikut memunguti sampah bersama anak-anak.

Sungai Ciliwung sempat mendapat julukan Ratu dari Timur karena pesonanya oleh Belanda saat jaman penjajahan. Namun, tahun demi tahun berlalu sungai ini justru semakin kotor.

Baca Juga: Gelar Jambore, Bantu Sehatkan Penyandang Disabilitas Mental 

Itulah yang membuat Bima tergerak untuk mengembalikan lagi Sungai Ciliwung menjadi sungai bersih dan menjadi kebanggan. (*)

Reporter: Reka Faturachman
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya