Bebas Makan dan Minum di Dalam Ruang Kelas Ini

Shaffresh Martadinata
Salah satu sudut ruangan di Shaffresh, Jalan RE Martadinata, Kota Bogor. (Radar Bogor/ Imam Rahmanto)

BOGOR-RADAR BOGOR, Siapa bilang, masuk di dalam ruang kelas tidak boleh bawa makanan dan minuman. Di “sekolah” satu ini, tak ada larangan seperti demikian.

Tak hanya bebas makan dan minum, siapa saja juga bebas ngobrol dengan teman bangku sebelahnya. Mencoret-coret meja sekalipun sah-sah saja. Tak ada guru yang akan menegur sampai menjewer telinga.

Mau mencobanya? Datang saja “bersekolah” ke Shaffresh yang berlokasi di Jalan RE Martadinata.

Masuk ke ruang kelas tak perlu bawa tas dan buku. Pakaian seragam pun tak wajib. Tak ada uang pangkal. Hanya uang untuk memesan makanan dan minuman, apalagi kopi.

Baca Juga: Nostalgia Masa Silam, Kedai Ini Sediakan 25 Jenis Teh Otentik

Ya, Shaffresh adalah sebuah kedai kopi yang menjelma “sekolah”. Nuansa sekolah terasa kental di dalamnya.

Ruang-ruang kafe didesain khusus menyerupai ruang kelas di sekolah. Kursi dan meja kafe memakai bangku dan meja kayu ala masa sekolah. Ruang lainnya, kursi-kursi ala anak kuliahan berjejer ke belakang.

Di dalam ruangan, ada pula papan tulis dengan kapurnya, foto presiden beserta wakilnya, hingga gambar Garuda Pancasila. Meja guru di pojok ruangan menyediakan berbagai alat tulis dan penggaris kayu.

Suasana itu tentu menyihir siapa saja untuk mengingat masa-masa belajar bersama teman-teman di dalam kelas.

“Tiada masa paling indah, masa-masa di sekolah. Tiada kisah paling indah, kisah kasih di sekolah,” kata almarhum Chrisye dalam lirik lagu sepanjang masanya.

Kenangan masa sekolah menjadi pengalaman paling berkesan bagi banyak orang. Pengalaman itulah yang coba diwujudkan Adam Lezano lewat kafenya. Ale, begitu ia disapa, berusaha menuangkan memori masa sekolah pada sebuah kedai.

“Kafe ini sengaja saya buat semirip mungkin dengan sekolah, karena saya terjebak di masa lalu. Ini menjadi bentuk balas dendam sebab dulu dilarang untuk makan dan minum di kelas. Saya wujudkan itu sekarang,” ucap Ale, Founder Kafe Shaffresh yang ditemui Radar Bogor, Kamis (10/11).

Kafe yang dibangun sejak tahun 2019 ini memang sengaja ditujukan untuk pengunjung yang ingin bernostalgia di masa sekolah. Bagi Ale, cerita yang paling seru adalah cerita masa sekolah.

“Makanya yang datang ke sini mereka mengulang kembali memorinya. Ada yang nyoret-nyoret meja pakai tipe-x dan spidol sampai menulis surat cinta,” tuturnya.

Konsep old school itu disambut antusias para pengunjung. Kebanyakan tamu yang datang berusia di atas 24 tahun. Bahkan, mereka kadang sengaja menjadikan Kafe Shaffresh sebagai tempat reunian. Lengkap dengan seragam SMA.

Baca Juga: Kafe Bertema Pantai, Jadi Nuansa Baru Pecinta Kopi di Bogor

Kafe ini bukan hanya menjual pengalaman flashback masa sekolah lewat tampilannya saja. Sebab, para pengunjung juga disuguhkan dengan menu-menu khas jajanan masa sekolah. Misalnya cireng, cimol, sampai mie gaul.

Ale benar-benar berhasil mengembalilan nuansa masa sekolah itu. Buktinya, ia kerap mendapatkan berbagai pengalaman lucu karena suasana yang dibuat semirip mungkin itu.

“Waktu itu kami sempat ditegur oleh Ketua RT karena dikira ingin bangun sekolah. Selain itu staf kafe ini juga sempat didatangi polisi saat pulang kerja. Dia dikira anak SMA karena pakai seragam sekolah dan pulang larut malam,” bebernya sembari tertawa. (*)

Reporter: Reka Faturachman
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya