Cetak Sejarah Baru, Raisa Umumkan Tanggal Konser di SUGBK

Raisa. Foto: net

JAKARTA-RADAR BOGOR, Raisa akhirnya umumkan tanggal konsernya, yang akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Konser yang awalnya direncanakan pada 2020 silam, akhirnya kembali dipastikan Raisa pada 25 Februari 2023 mendatang.

Raisa mengaku terpukau dengan semangat para penggemarnya, YourRaisa serta seluruh tim produksi yang tetap bersemangat menantikan konser tersebut.

“Rasanya benar-benar surreal begitu. Karena pada saat 2020, kami tuh kayak sempat sih ada patah semangat, sedih, atau ‘kapan ya opportunity ini bisa datang lagi?'” ungkap Raisa antusias saat menggelar konferensi pers di Djournal House, Jakarta Selatan, Kamis (27/10).

“Tetapi setelah semua dijalankan – karena prioritasnya waktu itu kan pandemi segala macam – ternyata mimpi kami ini masih kebayang-bayang banget. Enggak aku doang, tapi seluruh tim, dan terutama YourRaisa,” imbuhnya.

Konser tersebut nantinya menorehkan sejarah tersendiri bagi Raisa dan GBK. Ia akan menjadi musisi perempuan Indonesia pertama yang menggelar konser tunggal di stadion berskala internasional tersebut.

Oleh sebab itu, Raisa juga telah melibatkan banyak tenaga perempuan di balik persiapannya, mulai dari poster, hingga kostumnya.

“Jadi aku pengin melibatkan sebanyak-banyaknya feminine energy di dalam sini. Mungkin SUGBK itu kan kebanyakan energinya maskulin, dan rasanya cowok banget,” tutur Raisa.

“Jadi gimana caranya GBK kami sulap menjadi sesuatu yang feminin,” beber Raisa berkelakar sembari menunjukkan poster konsernya yang menunjukkan potret dirinya.

Baca juga: Pertandingan Bulu Tangkis Raisa-Anya dan Hesti-Erika Dipuji Taufik Hidayat

Hal itu juga dipertegas Adryanto Pratono alias Boim, CEO JUNI Concert selaku pihak penyelenggara konser di bawah payung label Raisa, JUNI Records.

“Yang ingin kami berikan adalah pengalaman konser penyanyi pop perempuan di stadion nasional kebanggaan kita, itu yang paling utama,” kata Boim.

“Dari rentang waktu 1990- 2020 belum ada penyanyi perempuan yang menggelar konser tunggal di SUGBK. Ini menjadi momentum baik untuk kami sebagai support system bagi Raisa dalam menggelar konser ini,” imbuhnya.

Untuk mempersiapkan konser tersebut, Raisa membeberkan bahwa ia dan seluruh tim yang terlibat telah melakukan riset dan persiapan demi konser berskala stadion yang sesuai.
“Aku udah belajar banyak banget ya. Karena untuk konser dengan skala seperti ini sudah enggak bisa lagi cuma mengandalkan aku. Memang harus dibantu dengan teknologi dan segala sulap panggung,” cetus Raisa.

Senada dengan Raisa, Boim pun menjabarkan jika seluruh tim kreatif yang terlibat bekerja keras untuk menyajikan trik pertunjukan panggung bertaraf internasional.

“Di GBK ini kami harus pakai trik pertunjukan. Kami banyak belajar tentang trik yang dipakai penyanyi-penyanyi luar, seperti Taylor Swift, Katy Perry, bahkan penyanyi cowok, kami banyak terinspirasi dari trik-trik pertunjukan mereka,” ujar Boim.

Namun, Raisa tetap ingin mempertahankan identitasnya selama ini yang menjaga kehangatan dan interaksi intim antara dirinya dan penonton.

“Yang aku tidak mau adalah kehilangan jati diriku ketika aku ditempatkan di skala yang sangat besar, yakni menggelar konser di stadion utama yang belum pernah aku lakukan sebelumnya,” ujarnya.

“Konsepnya tuh tetap ingin intim, karaoke massal, enggak yang aku tiba-tiba berubah hanya untuk mencapai ekspektasi yang enggak-enggak gitu, padahal itu bukan jati diri aku,” jelas Raisa.

“Nah sekarang dengan adanya kesempatan di stadion yang sangat besar, aku ingin menunjukkan kalau Raisa ya seperti ini,” tutupnya. (*/cnn)

Editor: Rany

Berita Lainnya