Kekalahan Beruntun Inter Milan Di Serie A

Selebrasi Setelah Inter Milan Membobol Gawang.

Radar Bogor – Simone Inzaghi belum pernah menelan dua kekalahan beruntun di Serie A bersama Inter Milan seperti sekarang.

Inter tumbang dalam dua giornata terakhir, masing-masing 1-3 lawan Udinese Calcio (18/9/2022) dan 1-2 kontra AS Roma (1/102022).

Dua kekalahan yang disebut mendekatkan Simo –sapaan karib Simone Inzaghi– dengan pemecatan.

Baca juga: Prediksi Inter Milan vs AC Milan : Kesempatan Balas Dendam

Capaian Inter bersama Simo memang berantakan.

Selain terseok-seok di posisi kesembilan klasemen sementara Serie A, Nerazzurri masih berada di bawah Bayern Munchen dan FC Barcelona dalam klasemen sementara grup C Liga  Champions.

Situasinya makin runyam karena relasi Simo dan Presiden Inter Steven Zhang tidak baik-baik saja.

Baca juga: Inter Milan vs AC Milan : Bukan Sekedar Tiga Poin

Zhang disebut telah menyimpan nama-nama seperti Dejan Stankovic dan Paulo Sousa seandainya Simo lengser.

Berdasar laporan La Gazzetta dello Sport, Zhang memberi kesempatan bagi Simo untuk menyelamatkan jabatannya dalam 180 menit atau dua laga ke depan.

Dimulai menghadapi Barca dalam matchday ketiga fase grup Liga Champions di Stadio Giuseppe Meazza dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 2/ Vidio pukul 02.00 WIB).

Sisa 90 menit adalah laga tandang melawan US Sassuolo akhir pekan nanti (8/10/2022).

Dua laga tricky bagi Simo. Apalagi, sudah muncul laporan jurnalis Tuttosport Paolo De Paola terkait pudarnya pengaruh Simo di ruang ganti Inter.

’’Sepertinya (Simo, Red) Inzaghi sudah tidak didengarkan oleh para pemainnya. Pemain bermain seperti kebingungan.”

”Tidak ada lagi keseimbangan dalam ruang ganti yang berdampak hilangnya chemistry antara pemain dan pelatih,” klaim jurnalis senior Italia itu.

Akan tetapi, pemberitaan tersebut disangkal oleh wingback Inter Matteo Darmian.

Seperti dikutip Tuttomercatoweb, Darmian menegaskan bahwa ruang ganti Nerazzurri baik-baik saja. ”Kami bukan kelompok (pemain, Red) yang lancang.

Baca juga:Preview AS Roma vs Inter Milan : Nostalgia Mourinho yang Lagi Sebal

Sebaliknya, kami adalah kelompok pemain yang sampai saat ini masih tetap bersatu dan memiliki keinginan sama untuk keluar dari periode sulit ini sesegera mungkin,’’ beber pemain 32 tahun tersebut.

’’Kami harus pandai membuat episode ini berjalan sesuai dengan yang kami inginkan,’’ sambung Darmian.

Sektor pertahanan yang ditempati Darmian jadi masalah serius di balik performa buruk Inter musim ini.

Dalam lima laga terakhir di Serie A, pertahanan Inter hanya sekali mampu mencatatkan nirbobol. Bahkan, gawang Inter kebobolan 9 gol dalam 10 laga terakhir.

Dalam pre-match press conference di Appiano Gentile (kamp latihan Inter) tadi malam (3/10/2022) WIB, Simo mengklaim sudah berupaya keluar dari periode buruk sepekan terakhir.

’’Hari ini (kemarin, Red) kami mulai menganalisis pertandingan Sabtu (saat dikalahkan AS Roma, Red).”

”Menurutku, kami masih menjalani laga dengan bagus, tetapi tidak beruntung dengan hasil akhirnya,” tuturnya kepada Sempre Inter.

Baca juga: Liga Italia Makin Sengit, Inter Milan Rawan Kudeta. Ini Klasemennya!

Menurut Simo, big match menghadapi Barca di ajang Eropa merupakan momentum untuk mengembalikan Inter dalam performa terbaik. Sebab, tim seperti Barca tidak bisa dihadapi tanpa persiapan maksimal.(jpg)

Editor: Yosep/Syahrul-ppl

Berita Lainnya