Motor GP Thailand di Kuasai 4 Penunggang Ducati

Balapan MotoGP

Radar Bogor – Hujan lebat sempat mewarnai latihan bebas sesi sore pada hari pertama GP Thailand di Sirkuit Internasional Buriram kemarin.

Hujan turun ketika kelas Moto3 baru memulai FP2.

Beruntung, dua jam kemudian, ketika FP2 dimulai untuk kelas MotoGP, hujan sudah reda dan lintasan telah mengering.

Baca juga: Darurat Geng Motor, Polsek Gunung Putri Sambangi Sekolah, Ini yang Dilakukan!

Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik pembalap-pembalap yang menunggangi motor Ducati.

Setelah berburu catatan waktu selama 45 menit, empat penunggang Ducati menguasai empat besar catatan waktu terbaik.

Pembalap Pramac Ducati Johann Zarco menjadi yang tercepat dengan raihan waktu 1 menit 30,281 detik.

Baca juga: BMKG Perkirakan Hujan Lebat dan Berangin Landa Indonesia

Menyusul di belakangnya adalah pembalap pabrikan Ducati Francesco Bagnaia. Pecco –sapaan akrab Bagnaia– hanya terpaut 0,018 detik di belakang Zarco.

Berikutnya adalah Jorge Martin (Pramac Ducati) dan Luca Marini (VR46 Ducati). Keduanya masing-masing membukukan raihan terpaut 0,190 dan 0,313 detik dari Zarco.

Sementara itu, kampiun GP Thailand edisi 2018 dan 2019 Marc Marquez melanjutkan performa positif setelah come back dari absen panjang akibat cedera lengan kanan.

Baca juga: Gelar GPS 2022, Mahasiswa IPB Kenalkan Protein Hewani pada Siswa

Kemarin, di FP1, pembalap Repsol Honda tersebut sempat melejit menjadi yang tercepat. Catatan waktunya saat itu adalah 1 menit 30,523 detik. Namun, dalam FP2, Marquez tidak mampu mempertajam catatan waktunya.

Saat itu raihannya menurun menjadi 1 menit 30,714 detik. Raihan tersebut akhirnya hanya membuatnya bertengger di posisi keenam FP2.

Dalam konferensi pers, Marquez mengaku lengan kanannya masih terasa kaku setelah tampil penuh kali pertama sejak pulih dari cedera di GP Jepang.

Juara dunia grand prix delapan kali itu mengatakan, performa apiknya di Jepang terbantu dengan kondisi lintasan yang basah dan cuaca mendung. Karena itu, dia berharap hal yang sama akan terjadi di GP Thailand.

Baca juga: Guna Penyelidikan, Polri Selidiki 32 CCTV dan 6 Buah Ponsel

’’Dalam kondisi basah, persaingan balapan menjadi lebih terbuka. Secara fisik jadi tidak terlalu menguras tenaga. Kekurangan pada motor juga tidak terlalu tampak.” ”Semuanya lebih bergantung dengan feeling saat membalap. Dan itu juga bergantung cengkeraman ban dan banyaknya air di lintasan,’’ ucap Marquez.(jpg)

Editor: Yosep/Syahrul-ppl

Berita Lainnya