BMKG Perkirakan Hujan Lebat dan Berangin Landa Indonesia

Prakiraan cuaca hujan
ilustrasi hujan

JAKARTA- RADAR BOGOR- Badan meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat dan disertai kilat/petir, serta angin kencang melanda besar wilayah provinsi di Indonesia pada senin (3/10/2022).

Menurut siaran informasi di laman resmi BMKG seperti dilansir dari Antara, Menurut siaran informasi di laman resmi BMKG seperti dilansir dari Antara, hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di bagian wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, dan DKI Jakarta

Baca Juga : Peduli Lingkungan & UMKM, BRI Bersihkan Kali Senjoyo untuk Masyarakat

Bagian wilayah Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Jogjakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan, juga diprakirakan mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

Selain itu, hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpeluang terjadi di bagian wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

BMKG juga menyampaikan peringatan dini berkenaan dengan potensi kemunculan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan pada Senin pukul 07.00 sampai Selasa (4/10) pukul 07.00 WIB. Selama kurun itu, gelombang setinggi 2,5 sampai empat meter diprakirakan menghampiri perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, dan Samudra Hindia Barat Sumatra.

Baca Juga : Kapolri Tegaskan Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Gelombang setinggi 2,5 sampai empat meter juga berpeluang muncul di Perairan Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan, serta Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur.

Pengelola pelayanan pelayaran serta warga yang tinggal dan beraktivitas di daerah pesisir diimbau untuk mewaspadai dampak gelombang tinggi di wilayah-wilayah perairan tersebut.(jpg)

Editor : Yosep/Riadil-ppl

Berita Lainnya