Biawak Satu Meter Teror Warga di Bantarjati, Masuk ke Dapur Rumah

Biawak
Petugas saat mengevakuasi seekor biawak berukuran satu meter di salah satu rumah warga di Jalan Sadewa Raya No 19, RT 02/014, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor Senin (3/10/2022).

BOGOR-RADAR BOGOR, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor berhasil mengevakuasi seekor biawak berukuran satu meter di salah satu rumah warga di Jalan Sadewa Raya No 19, RT 02/014, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor Senin (3/10/2022).

Baca Juga : Warga Cilebut Diteror Biawak, Danru Damkar Terkena Cakaran

Biawak tersebut diketahui sudah berada satu pekan di kediaman milik warga bernama Meri itu. Hal tersebut dilakukan karena pemilik rumah lantaran tidak ada yang berani mengevakuasi binatang tersebut.

“Sudah dari seminggu yang lalu. Iya dikerem aja dibelakang gak diapa-apain, takut karena gede,” kata Meri saat ditemui di lokasi, Senin (3/10/2022).

Menurutnya, penemuan biawak ini bermula saat dirinya hendak mengecek kondisi rumahnya yang sudah lama dibiarkan kosong. Di mana, rumahnya ini kebetulan mengalami banjir saat dilanda hujan besar.

Kemudian, saat melakukan bersih-bersih di kediamannya, ia dikejutkan dengan kondisi atap yang bolong akibat kipas angin hisap atau exhaust fan terjatuh.

Setelah itu, saat dilihat ternyata ada seekor biawak yang mengumpat di bagian kolong kipas angin hisap tersebut.

Akhirnya, meski dihantui rasa ketakutan, dirinya berusaha mengusir hewan itu dengan cara menggiringnya ke bagian dapur paling belakang. Kemudian, menguncinya kurang lebih selama sepekan.

“Kemarin minta tolong dulu (ke warga sekitar) siapa tau ada yang mau dan berani, ternyata dilihat segede gini gak ada yang berani pada takut,” ucap dia.

“Akhirnya saya laporan ke petugas Damkar tadi pagi. Alhamdulillah udah berhasil ditangani dan dibawa petugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Rescue Kota Bogor, Nasrul menuturkan, setelah mendapatkan laporan dari warga, petugas langsung meluncur dan melakukan evakuasi biawak seberat 3 kg tersebut.

Di mana, saat melakukan evakuasi, pihaknya tidak mengalami kesulitan lantaran tim sudah terbiasa dan ahli dalam mengevakuasi biawak seperti ini.

“Kalau untuk kesulitan sih kebetulan tim kami udah terbiasa ya evakuasi biawak, dan alhamdulillah yang datang juga teman-teman yang sudah biasa dengan biawak,” ucapnya.

Meski begitu, dirinya menyayangkan dengan laporan yang diberikan warga, di mana biawak sudah berada satu pekan dan baru dilaporkan ke petugas. Seharusnya, ketika ada temuan bisa langsung melaporkan ke petugas agar bisa segera ditindaklanjuti.

“Ya, kalau imbauannya kepada masyarakat bila ada seperti ini langsung lapor ke kami, karena kami sudah siap menangani dan melayani masyarakat Kota Bogor,” ucap dia.

Baca Juga : ASN Kecamatan Citeureup Dikagetkan Kemunculan Seekor Biawak

Soal kemungkinan biawak ini dari mana, ditambahkan Nasrul, bahwa biawak ini merupakan jenis muara. Dan kebetulan, di kediaman rumah warga ini ada aliran air yang tersambung dengan kolam pemancingan yang ada di belakang rumahnya. Sehingga wajar jika ditemukan ada biawak yang masuk ke dalam rumah warga ini.

“(Dari sungai) bisa jadi, karena biawak ini makanan resminya ikan, ya otomatis mungkin dia karena posisi di pemancingan banyak orang cari tempat ngumpet ya akhirnya naik ke atas plafon si ibu,” tukasnya. (ded)

Reporter : Dede Supriadi
Editor : Yosep

Berita Lainnya