Peringati Hari Jantung Sedunia, Ribuan Warga Bogor Meriahkan dengan Senam Jantung Nusantara

BOGOR-RADAR BOGOR, Ribuan warga Kota Bogor secara perdana mengikuti kegiatan Senam Jantung Nusantara yang dilakukan di Lapangan Softball GOR Pajajaran pada Minggu (2/10).

Adapun kegiatan itu untuk memperingati Hari Jantung Sedunia yang diinisiasi oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Bogor berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Bogor dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ketua YJI Kota Bogor, Najamudin mengatakan, kegiatan peringatan Hari Jantung Sedunia yang diperingati setiap tanggal 29 September dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Salah satu kegiatan yang digaungkan adalah senam untuk memberikan suatu semangat kepada para penggiat jantung sehat bersama dengan PERKI yang peduli dengan kesehatan jantung.

“(Kami) mengingatkan warga Kota Bogor bahwasanya hari ini hari jantung sedunia dengan harapan masyarakat dapat menjaga kesehatan jantung, dan bisa mendapatkan kesehatan terbaik dalam kehidupannya,” kata Najamudin.

Selain senam jantung nusantara, dilanjutkan Najamudin ada beberapa kegiatan yang juga dilakukan dalam memperingati Hari Jantung Sedunia yakni pelatihan bantuan hidup dasar, dan health talk seputar jantung.

“Setelah senam jantung nusantara milik PERKI dilanjutkan dengan senam YJI kita ada health talk narasumbernya dari dua rumah sakit yakni RS UMMI Bogor dengan RS Diagram, dilanjutkan dengan bantuan hidup dasar,” ucapnya.

Dirinya berharap dengan peringatan Hari Jantung Sedunia dapat mengingatkan masyarakat agar tetap sehat, dan menjaga kesehatan jantung.

“Kami secara rutin juga mengadakan pelatihan para instruktur atau warga masyarakat yang mengharapkan adanya olah raga khusus jantung, namanya senam jantung sehat seri 1 hingga 6,” paparnya.

Sementara itu, ketua PERKI Cabang Bogor dr. Bimo Bintoro menjelaskan, Senam Jantung Nusantara dilakukan serentak diseluruh Indonesia, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakatat agar semakin familiar.

“Mudah-mudahan senam jantung masal punya massa yang banyak, sehingga dikenal oleh masyarakat luas, dan ini perdana di Bogor,” katanya.

Menurutnya, kegiatan senam ini sebenarnya untuk mengajak masyarakat agar rutin berolah raga dan yang dianjurkan adalah seperti erobik, dengan durasi minimal dilakukan selama 30 menit.

Dengan durasi 3-5 kali per minggu kalau bisa setiap hari lebih baik. Olah raga teratur dan lainnya agar menjaga jantung kita tetap sehat,” ucapnya.

Seperti diketahui, penyakit jantung menempati peringkat pertama untuk pembiayaan klaim BPJS di Kota Bogor, dan ada sekitar 11 persen waraga Kota Bogor mengudap penyakit tersebut dari total jumlah kepesertaannya.

“Mortalitas juga tinggi, Hari Jantung Sedunia 2022 mengangkat tema ‘Use Heart For Every Heart’. Jantung merupakan satu-satunya organ yang dapat kita dengar dan rasakan, juga tanda kehidupan yang pertama dan terakhir,” tukasnya.(ded)

Editor: Rany

Berita Lainnya