Koalisi Pemantau Pemilu 2024 Soroti Kunjungan Bawaslu RI Ke Brazil

Kantor Bawaslu Pusat di Jalan Thamrin, Jakpus. Foto: Natalia Laurens/JPNN
Ilustrasi. Kantor Bawaslu Pusat di Jalan Thamrin, Jakpus. Foto: Natalia Laurens/JPNN

CIBINONG-RADAR BOGOR, Koalisi Pemantau Pemilu 2024 menyoroti kunjungan Anggota Bawaslu RI ke Negara Brazil. Pasalnya, kunjungan Bawaslu ke negari samba itu dilakukan di tengah tahapan Pemilu 2024 yang tengah berlangsung.

Direktur Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus), Deni Gunawan menyatakan, kunjungan Bawaslu ke Brazil ini menjadi soal mengingat sekarang tahapan Pemilu sedang berjalan dan publik belum melihat hasil pengawasan yang signifikan dari Bawaslu.

“Disamping itu, kehadiran di Brazil memakan biaya sangat besar. Taksiran kami, biaya perorang bisa mencapai 250 juta rupiah. Sesuai info, ada 4 orang yang ikut dibiayai Bawaslu RI dalam kunjungan ke Brazil tersebut. Jadi total bisa diperkirakan bisa mencapai 1 milyar rupiah,” ujar Deni dalan siaran persnya, (30/9/2022).

Baca juga: Bawaslu Ajak Kaum Perempuan Awasi Pemilu

Sebagai bagian dari koalisi pemantau pemilu, pihaknya sangat menyesalkan kebijakan Bawaslu RI untuk melakukan kunjungan dan pemantauan Pemilu Brazil tersebut.

Sebab, Deni menilai kunjungan ini sama sekali tidak tepat waktu, pemborosan uang negara serta tidak produktif.

“Apalagi, tahapan Pemilu tengah berjalan dan kami belum melihat hasil pemantauan Bawaslu,” ketusnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Bawaslu RI dan jajaran untuk lebih fokus kepada pengawasan tahapan Pemilu di dalam negeri.

Kunjungan seperti itu menurutnya sama sekali tak perlu, tak bermakna dan tak strategis dilakukan di tengah tahapan verifikasi partai politik yang sekarang sedang berlangsung.

“Karena itu, tak perlu diteruskan di kemudian hari,” tukas Deni.

Diketahui, di tengah tahapan Pemilu sedang berlangsung, ada sejumlah Anggota Bawaslu RI yang berkunjung ke Brazil atas undangan KPU di negeri samba tersebut.

Selain untuk memantau pemilu di sana, jajaran Bawaslu juga sekaligus akan menghadiri rapat persiapan Global Network on Electoral Justice (GNEJ) yang rencananya akan dilaksanakan di Bali pada 9-11 Oktober 2022 nanti.(cok)

Editor: Rany

Berita Lainnya