Waspada! Geng Motor Kembali Berkeliaran

Gerombolan geng motor di Kota Bogor.

BOGOR-RADAR BOGOR, Aksi sekelompok remaja mengendarai sepeda motor (geng motor), konvoi sambil mengacungkan senjata tajam (sajam) viral di media sosial.

Aksi itu sendiri, terjadi di Jalan Sholeh Iskandar tepatnya di depan Pasar TU Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Jumat (30/9) dini hari.

Dalam video itu, sejumlah pemotor itu berjalan dari arah Kemang, Kabupaten Bogor, sembari mengacungkan sajam. Aksi itupun, membuat warga yang ada di sekitar lokasi ketakutan dan tunggang langgang.

Menanggapi kejadian tersebut, Tim Kujang Polresta Bogor Kota mengaku membubarkan warga yang kedapatan nongkrong tengah malam, di wilayah Kota Bogor.

Baca juga: Deklarasi Anti Kekerasan, Geng Motor Bubar Menjadi Ormas

Hal itu dilakukan untuk mengantispasi tawuran antar kelompok atau gengster yang ramai di media sosial.

“Ada 3 lokasi kita bubarkan tadi malam. Kita kan antisipasi informasi-informasi yang beredar ada gengster-gengster mau ke kota dan sebagainya,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto, Jumat (30/9).

Namun demikian, tidak ada yang diamankan dari warga tersebut. Karena tidak ditemukan senjata tajam. Mereka hanya diberikan arahan untuk membubarkan diri dari lokasi oleh Tim Kujang Polresta Bogor Kota.

“Gak ada (yang diamankan), kita lakukan pemeriksaan tidak ada yang membawa sajam,” ucapnya.
Dhoni menerangkan, mereka yang dibubarkan itu, rata-rata merupakan warga sekitar yang berjaga-jaga mengantisipasi adanya gengster di wilayah tempat tinggalnya. Karena, sempat berdar informasi kedatangan gengster yang akan masuk ke wilayah Kota Bogor.

“Hanya beberapa wilayah itu berjaga-jaga. Karena kan informasinya ini beredar luas sampai mereka berusaha menjaga wilayahnya atau menjaga tempat tinggalnya seperti itu. Cuma ada satu di daerah Jalan Soleh Iskandar yang banyak yang nongkrong akhirnya mereka kita bubarkan di situ,” jelas Dhoni.

Sejauh ini, belum ada informasi adanya gengster yang konvoi motor dengan senjata tajam di Kota Bogor. Tetapi, pihaknya terus mengantisipasi dengan menggelar patroli setiap malam oleh Tim Kujang.

“Belum ada, sebagian besar kita sudah komunikasi (gengster) di kabupaten Ciseeng. Kami brusaha antisipasi. Tim Kujang tiap malam (patroli), berjalan terus,” tukasnya.(ded)

Editor: Rany

Berita Lainnya