Cegah Longsor di Cisarua, Tanam 5 Ribu Bibit Vetiver

Tanam Vetiver di Cisarua
Penanaman bibit Vetiver di sejumlah titik di Kecamatan Cisarua guna mencegah bencana longsor.

CISARUA-RADAR BOGOR, Kecamatan Cisarua, merupakan daerah langganan bencana longsor. Untuk itu berbagai upaya dilakukan mencegah tanah longsor. Salah satunya adalah menanam tanaman Vetiver atau tamanan akar wangi.

Baca Juga : BLT BBM di Cisarua Sudah Disalurkan, Desa Batulayang Paling Sedikit  

“Iya ini bagian dari upaya pencegahan bencana longsor,” kata camat Cisarua, Ivan Pramudya kepada Radar Bogor Kamis (29/9/2022).

Ivan memaparkan, Vetiver merupakan salah satu tanaman yang dapat mencegah erosi. Tumbuhan dengan nama latin vetiverazizanioides ini memiliki akar panjang yang mencapai kedalaman 2 meter di dalam tanah.

“Jadi selain melindungi tanah longsor, akar wangi juga dikenal sebagai ramuan suci karena sifatnya yang menenangkan dan menyembuhkan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jogjogan, Enjang Ruslan Purnama mengatakan, wilayah Desa Jogjogan cukup rentan dan rawan dengan bencana longsor, salah satu-nya karena banyak tebingan. “Penanaman vetiver ini diharapkan mampu mengurangi bencana longsor di sini,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Bogor, Yudiman mengatakan, penanaman vetiver ini bagian dari program kelanjutan dari BNPB.

“Iya ini bagian dari program berkelanjutan yang dicanangkan BPNB pada saat kepemimpinan Pak Jendral Doni Munardo sebagai salah satu upaya untuk penguat tebingan,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, ada 5 ribu bibit vetiver untuk 10 desa yang ada di Kecamatan Cisarua ini. “Mudah-mudahan bermanfaat untuk keberlangsungan alam dan lingkungan sekitar serta meminimalisir terjadinya bencana,” ujarnya.

Baca Juga : Intip Keseruan Maxi Day 2022 di Cisarua Bogor

M. Effendi, Kasi Pol PP Kecamatan Cisarua mengucapkan terima kasih dengan adanya program dan kegiatan penanaman bibit vetiver tersebut.

“Hari ini ada tiga desa yakni Jogjogan, Batulayang dan Leuwimalang untuk kegiatan penanaman vetiver, kemudian disebar untuk desa-desa yang lain. Semoga ada penambahan lagi dari BPBD agar menyerap kesetiap RT dan RW,” tukasnya. (all)

Reporter : Arifal
Editor : Pipin

Berita Lainnya