Polling Calon Bupati Bogor 2024 Ditutup : Rudy Memimpin, Dedi Bersaing

Polling Calon Bupati Bogor 2024
Hasil akhir Polling Calon Bupati Bogor 2024 versi Radar Bogor.

BOGOR-RADAR BOGOR, Sesi pertama Polling Calon Bupati Bogor 2024 yang diadakan Radar Bogor resmi ditutup. Ya, polling yang dilakukan melalui laman https://vote.radarbogor.id itu, berakhir pada Rabu (28/9/2022).

Baca Juga : Detik-Detik Akhir Polling Calon Bupati Bogor 2024, Rudy Susmanto Tak Terkejar

Partisipasi publik mengikuti Polling Calon Bupati Bogor 2024, semakin tinggi. Total ada 2.719 suara yang meyalurkan pilihannya dalam polling tersebut.

Hasil polling Radar Bogor menunjukkan perolehan suara Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto tak terkejar oleh para pesaingnya.

Rudy unggul dengan raihan 42 persen suara. Di posisi kedua ditempati Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dedi Aroza dengan 26 persen suara. Posisi ketiga ada Ketua DPC PDIP Bayu Syahjohan dengan 9 persen suara. Disusul Wawan Haikal dengan 5 persen suara.

Posisi selanjutnya ditempati Anggota DPRD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya dengan torehan 2 persen. Sementara, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan, politisi Partai Golkar Ade Ruhandi serta Anggota DPR RI Elly Rachmat Yasin masing-masing memperoleh 1 persen suara.

Ketua Pelaksana Polling Calon Bupati Bogor 2024, Yosep Awaludin, memprediksi hasil polling akan bergerak dinamis mengikuti dinamika politik di pusat dan daerah.

Hasil polling memang tidak mutlak. Namun dapat menjadi gambaran popularitas dan kinerja para kandidat bakal calon menuju pemilihan. “Bagi calon pemilih, minimal mengenal nama-nama ini. Bagi kandidat calon, bisa menjadi acuan kinerja,” ucapnya.

Pemilih Bosan dengan ‘Lu Lagi Lu Lagi’

Pengamat politik, Yusfitriadi memberi catatan dari hasil Polling Sepekan Radar Bogor, Pemilihan Bupati Bogor 2024. Yakni terkait perbedaan suara yang cukup jauh dari dua kader Partai Gerindra: Rudy Susmanto dan Iwan Setiawan. Padahal keduanya sama-sama sedang menduduki jabatan tertinggi di Kab Bogor. Yakni Rudy Susmanto sebagai Ketua DPRD Kab Bogor dan Iwan Setiawan sebagai Plt Bupati Bogor.

“Kondisi ini mungkin karena Iwan Setiawan dinilai tidak mempunyai prestasi yang menarik di Partai Gerindra-nya, maupun dalam posisi jabatan sekarang. Sangat mungkin juga dipengaruhi oleh kondisi Iwan Setiawan yang tidak bisa dipisahkan opininya dengan Ade Yasin,” ujar Yus.

Catatan berikutnya terkait pendatang baru yang cukup mencuri perhatian. Seperti Dedi Aroza, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bogor. “Sangat bisa dipahami, bahwa sangat mungkin masyarakat menghendaki pemimpin baru di Kabupaten Bogor. Tidak hanya empat L (Lu Lagi Lu Lagi),” sindir Yus.

Berikutnya terkait nama dari dua partai besar. Yakni Bayu Syahjohan yang merupakan Ketua DPC PDIP Kabupaten Bogor dan Wawan Haikal Kurdi yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor. Hasil polling dinilai Yus tidak signifikan dan tidak linier dengan suara partai masing-masing.

Baca Juga : Polling Calon Bupati Bogor 2024 Hari Keempat : Rudy Masih Teratas, Bayu Geser Wawan

“Sangat mungkin konstituen juga tidak memilih ketua partainya sebagai bakal calon Bupati Bogor 2024. Sangat dimungkinkan selain tidak mengakar kiprahnya, pada sisi figur juga tidak begitu “ngangkat” untuk mengambil simpati masyarakat dalam kontestasinya di Pilkada 2024,” sebutnya.

Terakhir soal nama Ade Ruhandi dan Asep Wahyuwijaya. Yus mengaku kaget karena masing-masing hanya memperoleh 2 persen suara. Padahal menurut Yus, kedua tokoh tersebut sangat rajin merawat “akar rumput”.

“Namun tentu saja hasil poling ini akan sangat ditentukan oleh beberapa hal. Minimal polling ini sebagai acuan awal,” pungkasnya. (ric/cok)

Editor : Yosep

Berita Lainnya