Anggaran Penanganan Bencana Naik jadi Rp 49 Miliar

Banjir melanda kawasan Pacilong, Kebon Pedes, Senin (29/8).

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi menaikan anggaran penanganan bencana, senilai Rp 49 miliar pada APBD Perubahan Kota Bogor tahun 2022.

Anggaran penanganan bencana yang masuk ke dalam pos anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) itu, mengalami kenaikan dari sebelumnya yang tersisa hanya sekitar Rp 7 miliar.

“Kalau BTT, itu awalnya kita semula sebelum perubahan ada (sisa anggaran) Rp 7 miliar. Akhirnya ditambah, totalnya menjadi Rp 49 miliar (atau bertambah Rp 42 miliar),” kata Sekda Kota Bogor, Syarifah Sopiah kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Meski begitu, menurut Syarifah, dari anggaran senilai Rp 49 miliar ini, tidak semuanya masuk ke dalam anggaran penanganan bencana. Melainkan, ada juga anggaran untuk Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT).

Hal itu dikarenakan, Pemkot Bogor belum menyelesaikan Perda Dana Cadangan. Karenanya, pengganggaran saat ini dialokasikan pada BTT dan BSTT untuk penebusan ijazah dan RTLH.

“(Khusus untuk BTT atau anggaran penanganan bencana) kita alokasikan itu di angka Rp29 miliar, mendekati Rp30 miliar lah,” lanjut Syarifah.

Adapun, ditambahkannya, pengalokasian anggaran senilai Rp49 miliar ini sendiri, diperuntukan Pemkot Bogor sebagai dana cadangan selama tiga bulan, terhitung Oktober, November dan Desember tahun 2022.

“Untuk tiga bulan sampai akhir tahun. BTT ini digunakannya untuk bencana dan misalnya ada kejadian anak-anak yang ijazahnya engak bisa ditebus, terus ada rumah tidak layak huni usulan dari masyarakat,” tukasnya.(ded/c)

Berita Lainnya