Dinkes Tutup Sementara Pelayanan Vaksinasi, Ini Alasannya

Ilustrasi vaksinasi booster di Kota Bogor
Ilustrasi vaksinasi booster di Kota Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Setelah gencar menggiatkan pelayanan vaksinasi, melalui berbagai instansi di berbagai tempat, kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menutup sementara seluruh pelayanan vaksin.

Kondisi ini, disebabkan karena habisnya stok vaksin di Kota Bogor. Kabar ini disampaikan Dinkes secara resmi melalui laman websitenya pada Senin (19/9) lalu.

Dalam kabar yang disampaikan tersebut, pihak Dinkes menyebut, kosongnya vaksin di Kota Bogor akibat kekosongan stok yang ada di Pemerintah Pusat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Bogor Bai Kusnadi membenarkan hal tersebut. Dirinya mengatakan pihaknya sudah mengusulkan kembali pengadaan vaksin untuk Kota Bogor.

Baca juga: 83 Juta Lebih Warga Jabar Sudah Divaksinasi, Tertinggi se-Indonesia

“Sudah kita usulkan sebanyak 500 vial Pfizer ke Provinsi Jawa Barat. Namun informasi dari sana menyebut belum ada vaksin yang tersedia sampai sekarang,” ucapnya saat dihubungi Radar Bogor pada Rabu (28/9).

Tercatat hingga Selasa, 27 September 2022 capaian vaksin booster di Kota Bogor mencapai 49,03 persen atau 350.584 dosis. Sedangkan vaksin keempat untuk tenaga kesehatan baru mencapai 54,91 persen atau 5.024 dosis.

Pihak Dinkes mengatakan akan segera menginformasikan jika stok vaksin telah tersedia melalui kanal resmi website dan juga media sosialnya. (cr1)

Editor: Rany

Berita Lainnya