Jalan Makin Hancur, Kunjungan Wisatawan di Puncak Dua Anjlok Hingga 70 Persen!

Jalan Makin Hancur, Kunjungan Wisatawan di Puncak Dua Anjlok Hingga 70 Persen!

SUKAMAKMUR-RADAR BOGOR, Potensi Pariwisata di Kawasan Puncak dua, Kecamatan Sukamamur, Kabupaten Bogor nampaknya belum menjadi perhatian serius Pemerintah kabupaten Bogor.

Tengok saja kondisi Jalan Raya Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor. Semakin kesini semakin memprihatinkan. Jalan rusak, retak, berlubang dan amblas ditemui di sepanjang jalur wisata kawasan puncak dua itu.

Padahal, ada banyak potensi wisata di sana. Diantaranya Kawasan wisata Villa Khayangan, Curug Cipamingkis dan wisata alam lainnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bogor Diprediksi Hujan di Siang Hari

Termasuk wisata Kopi khas Bogor yang digembor-gemborkan PLT Bupati, Iwan Setiawan, Sukamakmur sebagai sentra kopi. Kondisi jalan Sukamamur yang semakin hancur inipun membuat kunjungan wisatawan di kawasan puncak dua itu anjlok.

Owner Vila Khayangan, Arifin mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Villa Khayangan anjlok drastis.

“Kunjungan wisatawan anjlok hingga 70 persen. Itu karena akses jalan yang rusak parah,” katanya kepada Radar Bogor Minggu (25/9/2022).

Arifin memaparkan, dengan anjloknya wisatawan yang berkunjung ke Villa Khayangan ini akan berdampak pada pendapatan Asli daerah (PAD) Kabupaten Bogor. Karena dengan menurunya kunjungan, tentunya akan berdampak pada perolehan pajak yang diterima dari sektor pariwisata.

“Kita kan bayar pajak restoran, pajak penginapan dan pajak pariwisata serta pajak parkir. Dengan sepinya pengunjung jelas berpengaruh pada PAD kabupaten Bogor,” paparnya.

Arifin mengaku dirinya bersama pelaku usaha wisata lain seperti Curug Cipamingkis sudah sering melakukan perbaikan jalan secara patungan. Namun hal itu belum cukup, karena banyaknya jalan yang rusak.

“Seperti di tanjakan 2000. Itu kan sempat amblas dan retak, kita perbaiki secara patungan. Tapi ini jalan rusak di Sukamakmur ini banyak sekali,” tuturnya.

Sementara itu Pantauan Radar Bogor, suasana di Jalan Raya Sukamamur pada Sabtu (24/9/2022) dan Minggu (25/9/2022) tidak seramai akhir pekan biasanya. Tidak banyak kendaraan yang melintas jalan raya Sukamamur. Hanya terlihat beberapa kendaraan saja.

“Iya, jalan rusak parah. Jadi sepi wisatawan. Biasanya ramai,” tutur Ahmad salah satu warga Desa Wargajaya, kepada Radar Bogor.

Sementara itu Nia salah satu Wisatawan yang berkunjung ke Villa Khayangan sangat menyayangkan potensi wisata di Sukakamur ini tidak bisa dimaksimalkan. Padahal jika jalan bagus, Sukamamur ini menjadi alternatif wisata yang potensial.

“Iya, ini jalanya saja yang hancur. Saya harap jalanya bisa diperbaiki sih,” harapanya. (all)

Editor: Rany

Berita Lainnya