logo radar

Banyak SD dan SMP Rusak di Kota Bogor, Renovasi Besar-besaran Tahun 2023

SDN Bangka, Kota Bogor, yang juga sedang direnovasi. (Sofyansyah/ RADAR BOGOR)

BOGOR-RADAR BOGOR, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menargetkan tidak ada lagi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan pads tahun 2023 mendatang.

Renovasi besar-besaran akan dilakukan pada bangunan sekolah SD dan SMP yang mengalami kerusakan dengan kadar sedang hingga berat selama tahun 2023.

Baca Juga: PTM 100 Persen, Bima Arya Tinjau KBM di Sekolah

Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi mengatakan pihaknya sudah melakukan pendataan sekolah-sekolah yang mengajukan renovasi melalui aplikasi Singgasana. Disdik juga melakukan pemetaan lapangan pada sekolah tersebut dan menentukkan sekolah yang mendapatkan intervensi.

Menurutnya, renovasi perlu dilakukan sebab banyak bangunan sekolah yang sudah ada sejak zaman Inpres dan notabene sudah berumur puluhan tahun.

“Sebetulnya, renovasi kita lakukan setiap tahun baik pada sekolah yang mengalami kerusakan ringan, sedang, dan berat. Tapi di 2023 nanti agak besar, karena banyak sekolah yang perlu diperbaiki,” ujarnya saat dihubungi Radar Bogor pada Rabu (21/9).

Pihaknya merencanakan akan menggelontorkan dana sebesar Rp60 milyar untuk biaya renovasi sebanyak 46 SD dan 15 SMP di Kota Bogor. Namun, dirinya belum dapat memastikan hal tersebut sebab masih dalam pembahasan di DPRD Kota Bogor.

“Untuk skema pembiayaannya alternatif pertama dari APBD Kota. Ada informasi terkait dengan skema pembiayaan dari pusat tapi belum dapat informasi jelas terkait itu,” imbuhnya.

Ke depan, Hanafi menuturkan pembangunan renovasi tersebut akan berlangsung secara bertahap. Selain karena kemampuan keuangan yang tidak mampu dilakukan secara keseluruhan, keterbatasan SDM untuk evaluasi dan kontrol pun juga jadi penyebabnya.

Meski direnovasi, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah-sekolah tersebut akan terus berjalan. Alternatif yang dipilih antara lain menggunakan ruang kelas yang tersisa atau memindahkan sementara KBM ke sekolah terdekat.

Baca Juga: Bima Arya Rotasi dan Mutasi Pejabat Fungsional hingga Kepala Sekolah

Ia berharap, seluruh rencana tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan target.

“Mudah-mudahan di 2023 tidak ada lagi sekolah yang rusak. Dari eksekutif dan legislatif sudah sama persepsinya tinggal realisasi tinggal pembahasan di DPRD sampai APBD 2023 ditetapkan,” ujarnya. (cr1)

Berita Lainnya