Pastikan Tanggung Jawab Siapa, Pemprov Jabar Bakal Tinjau Longsor di Jembatan Satu

Jembatan Satu Sukaresmi masih ditutup untuk mobil dan terancam putus. (Sofyansyah/ RADAR BOGOR)

BOGOR-RADAR BOGOR, Longsor yang terjadi di Jalan Haji Ahmad Yunus, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal pada Minggu (11/9) lalu mengakibatkan sebagian jalan di wilayah tersebut tergerus.

Baca Juga: Seminggu Pasca Longsor, Jembatan Satu Cilebut Belum Mendapat Penanganan Serius

Selama 10 hari lamanya jalan ini belum mendapatkan penanganan. Akibatnya aktivitas warga khususnya kendaraan roda empat menjadi terhambat.

Pengelola Sumber Daya Air Ahli Muda Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Jawa Barat, Yulianti Juhendah mengatakan pihaknya sudah menerima laporan atas kejadian tersebut.

“Ya sudah ada laporan ke Provinsi,” tuturnya saat dihubungi Radar Bogor pada Rabu (21/9).

Namun dirinya ragu longor di kawasan itu menjadi tanggung jawab UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Jabar. Maka dari itu, pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu.

“Kalau untuk jalan seharusnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota. Kami lebih kepada pengelolaan sumber daya air atau saluran irigasinya. Tapi nanti kami survei dulu dan akan koordinasi juga dengan instansi terkait,” jelasnya.

Baca Juga: Longsor di Cimahpar Akibatkan Jembatan Terputus, Warga Kesulitan Akses Jalan

Rencananya, survei lokasi akan dilakukan pada Jumat, 23 September mendatang. (cr1)

Berita Lainnya