Jelang Musda DPD IKM Kota Bogor, Fadli Zon Berikan Arahan Ini

BOGOR-RADAR BOGOR, Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) Fadli Zon memberikan arahan sekaligus pembentukan panitia Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKM Kota Bogor seiring massa kepengurusannya yang berakhir pada September ini.

Kedatangan Fadli Zon di Kota Bogor sekaligus melakukan konsolidasi kepada pengurus pasca pelantikan 7 DPC IKM Kota Bogor di Gedung Olahraga (GOR) Basket Padjajaran, Kecamatan Tanah Sareal, beberapa waktu lalu.

“Kita berharap Musda semakin mempersolid IKM di kota Bogor, karena cukup banyak juga warga Minang di kota termasuk kabupaten Bogor, dan sudah menyatu dengan masyarakat di Bogor karena ada yang sudah puluhan tahun bahkan sudah beberapa generasi,” kata Fadli Zon saat ditemui di salah satu restoran di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (11/9).

Menurutnya, sebagian besar warga Minang yang merantau ke Kota Bogor banyak yang aktif dalam kegiatan usaha baik kuliner, tekstil, pedagang, dan segala profesi yang lain sebagainya yang dapat mendorong roda perekonimian.

“Saya kira keberadaan IKM ini (banyak manfaatnya) karena banyak juga dikegiatan sosialnya termasuk pengajian, bantuan kalau ada musibah dan bencana,” ucap pria yang menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI.

Baca juga: Hujan Deras di Kota Bogor, Dua Bangunan Ambruk hingga 11 Titik Banjir Lintasan

“Kegiatan seperti ini menurut saya adalah bagian menggerakan masyarakat untuk terlibat langsung di dalam persoalan-persoalan yang ada disekitar kita. Dan warga Minang itu mempunyai prinsip dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, jadi pasti menyatu dengan warga,” sambungnya.

Prinsip yang dijunjung tersebut, dilanjutkan Fadli Zon warga Minang selalu mudah untuk beradaptasi dengan masyarakat termasuk di kota Bogor.

“Di bawah kepemimpinan Rizal Utami (Ketua DPD IKM Kota Bogor), mudah-mudahan segera ada konsolidasi, pendataan, dan juga kegiatan-kegiatan UMKM, bazar kuliner dan festival budaya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPD IKM Kota Bogor, Rizal Utami mengatakan, ada beberapa catatan penting yang diberikan Ketua Umum IKM Fadli Zon, pertama adalah memberikan arahan kepada seluruh pengurus agar lebih solid, dan memiliki kegiatan yang lebih bermanfaat kedepannya.

Selain itu, dikatakan Rizal IKM Kota Bogor sekaligus melaporkan progres pendataan keanggotaan yang tercatat sudah mencapai 2.000 KK, dan secara bertahap akan dibuatkan KTA.

“Jumlahnya (saat ini) sudah mencapai 750 KTA, karena KTA warga Minang harus ditandatangani DPP Fadli Zon dan sekjennya. Jadi dilakukan secara bertahap,” ucap Rizal Utami.

Rizal Utami menambahkan, catatan lainnya adalah untuk melaporkan kondisi massa jabatan pengurus DPD IKM Kota Bogor yang habis. Oleh karenanya, akan dilakukan Musda sesuai dengan AD/ART diawali dengan pembentukan panitia oleh DPP.

“Makanya hari ini kita minta pengesahan ketua panitia musyawarah daerah kota Bogor,” paparnya.
Catatan keempat adalah IKM sebagai wadah pemersatu harus berbaur, dan jangan sampai terjadi gesekan dengan warga setempat, termasuk adaptasi budaya. “Jadi tidak ada esklusif, atau gep antara warga Bogor asal Minang dengan warga Bogor asli,” imbuhnya.

Terakhir, DPD IKM Kota Bogor berencana membuka sangar tari budaya, sekaligus membangun Sekretariat untuk pengurus.
“(Tapi) intinya pertemuan kita hari ini, untuk membentuk panitia Musda untuk kepengurusan lima tahun kedepan,” tandasnya.(ded)

Editor: Rany