Pembangunan RSUD Sempat Deviasi, Dedie Rachim : Harus Tepat Waktu, Masyarakat Menunggu!

Tanggapi laporan deviasi dalam pembangunan blok 4 dan 1 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim melakukan peninjauan pada Jumat (9/9).

BOGOR-RADAR BOGOR, Tanggapi laporan deviasi dalam pembangunan blok 4 dan 1 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim melakukan peninjauan pada Jumat (9/9).

Dari hasil peninjauan, Dedie menyebut pembangunan RSUD Kota Bogor sudah menunjukkan peningkatan.

“Minggu lalu ada laporan deviasi 4 persen dari target pencapaian pembangunan di blok 4. Tapi alhamdulillah hari ini sudah positif 0,3 persen,” ujar Dedie.

Melihat hal tersebut dirinya berpesan kepada kontraktor pelaksana untuk menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu dan berkelanjutan sehingga tidak ada jeda waktu yang terlalu lama.

Baca juga: Rayakan HUT ke-21, Demokrat Berikan Kejutan Bagi Bayi yang Lahir 9 September

“Kalau ada hal yang perlu dikomunikasikan silahkan disampaikan ke Direktur Utama, sehingga semua prosesnya berjalan lancar,” ucapnya.

Ia menekankan agar seluruh proses pembangunan bisa berjalan berkelanjutan dan dilaksanakan dengan tepat waktu. “Penyelesaian blok 4 dan 1 ini harus tepat waktu, karena masyarakat menunggu,” tegasnya.

Menanggapi banjir yang sempat terjadi di Poli RSUD Kota Bogor beberapa waktu lalu, Dedie menuturkan hal itu merupakan sebuah kewajaran.

“Pembangunan pasti ada batu, tanah, dan dampak yang timbul. Selama hanya lintasan saja wajar. Ini karena curah hujan sekarang sedang tinggi,” sebutnya.

Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir mengakui adanya deviasi yang sempat terjadi pada pekan lalu. Namun pihaknya langsung bergerak cepat dengan memberikan surat peringatan.

“Kita lakukan SP dan itu harus dikejar dalam waktu 1 minggu. Kemudian dikejar oleh mereka dengan menambah Sumber Daya Manusia dan upaya lain. sekarang deviasinya 0,3 persen jadi sudah positif kembali,” terang Ilham.

Ia menambahkan pihaknya sedang berfokus pada pembangunan blok 1 yang sudah positif sebesar 7,9 persen. Dirinya berharap agar tidak terjadi deviasi kembali. “Kalau sampai deviasi negatif kita langsung tindaklanjuti,” tegasnya.

Ilham pun berharap pengerjaan dapat selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan meski kondisi cuaca sedang dalam curah hujan yang tinggi sehingga menambah tingkat kesulitan dalam pengerjaan pembangunan. (cr1)

Editor: Rany

Berita Lainnya