logo radar

Sidak Pembangunan RSUD Kota Bogor, DPRD Minta Pelaksana Proyek Tambah Pekerja

Komisi III DPRD Kota Bogor meminta agar pelaksana proyek untuk menambah jumlah pekerja pada Pembangunan Gedung Blok I dan Blok 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.
Komisi III DPRD Kota Bogor meminta agar pelaksana proyek untuk menambah jumlah pekerja pada Pembangunan Gedung Blok I dan Blok 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

BOGOR-RADAR BOGOR, Komisi III DPRD Kota Bogor meminta agar pelaksana proyek untuk menambah jumlah pekerja pada Pembangunan Gedung Blok I dan Blok 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Hal itu terungkap saat Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan sidak pembangunan proyek di RSUD Kota Bogor, Kamis (11/8/2022).

Dari hasil sidak tersebut diketahui progres pembangunan yang dimulai sejak ground breaking pada 13 Juli 2022 oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim sudah mencapai 2,7 persen pada proyek Pembangunan Gedung Blok I, dan 7 persen pada Blok 4.

“Kami melakukan pengawasan kaitan lanjutan yang kita bahas raker dengan RSUD. Kita ke lapangan sejauh mana progres yang ada,” kata Iwan Iswanto saat ditemui di RSUD Kota Bogor, Kamis (11/8/2022).

Baca juga: Revitalisasi Blok I RSUD Kota Bogor Dimulai

Ada beberapa catatan DPRD terkait hasil Sidak ke RSUD. Salah satunya percepatan pengerjaan proyek, menambah jumlah pekerja, hingga memastikan ketersediaan material.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan agar melibatkan pekerja lokal dalam pembangunan dua blok gedung RSUD Kota Bogor.

Apalagi saat ini pihak pelaksana terus menggeber pekerjaannya hingga larut malam.

“Dengan waktu yang ada, deviasinya masih bagus, masih sehat. Tapi harapan kita percepatannya agar jangan dikerjakan di akhir waktu, karena pekerjaan finishing ini kan kerjaan yang butuh keterampilan. Kalau ini kan masih kasar. Tapi secara umum kita lihat progresnya bagus,” papar Iwan.

Menurutnya, yang harus diantisipasi dalam pekerjaan tersebut adalah faktor cuaca yang saat ini tidak menentu.

“Kami melihat ini awal, kaitan dengan percepatan ke lapangan, akan ada beberapa lanjutan yang kita evaluasi tadi kita sampaikan. Artinya pertengahan atau 30 hari ke depan kita awasi lagi,” ucapnya.

“Yang paling penting kita ke lapangan, bukan sebatas pengawasan. Tapi berbicara percepatan,” sambungnya.

Baca juga: Kunci Kualitas Pelayanan RSUD Kota Bogor, Fasilitas Lengkap dan Canggih  

Dirinya berharap dengan selesainya dua gedung baru RSUD Kota Bogor, bisa meningkatkan layanan hingga menambah keterbatasan ruang kelas 3.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir mengaku progres pembangunan gedung Blok I dan Blok 4 RSUD Kota Bogor masih sesuai waktu dan juga spesifikasi.

“Kita target ada dua. Untuk awal defiasi masih positif. Karena memang kami akan menekankan beberapa hal yang perlu dicatat, diantaranya penambahan tenaga kerja, dan faktor cuaca,” ucapnya.

Dalam hal ini, pembangunan gedung Blok 1 RSUD ditargetkan bisa selesai pada 13 Desember , dan blok 4 bisa selesai pada 18 Desember mendatang.

Pria yang menjabat sebagai Ketua IDI Kota Bogor berharap kedua proyek bisa berjalan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

“Mudah-mudahan kita bisa kejar sebelumnya. Karena saya tidak ingin pengalaman dulu saat pembangunan blok 3 yang terkesan terburu-buru.

Hal itu mengingat untuk membangun rumah sakit berbeda dengan membangun gedung yang lain. Seperti harus memperhatikan instalasi listrik, gas medis, limbah, dan sebagainya.

“Namun perbedaan itu mencolok deviasi. Kalau blok I positif 4 kalau blok I deviasi 0,02. Jadi jangan sampai negatif. Saya inginnya dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” tukasnya. (ded)

Editor: Rany

Berita Lainnya