logo radar

BKSDA Evakuasi Buaya Muara yang Lepas di Sungai Cisadane

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Bidang Wilayah 1 berhasil mengevakuasi seekor Buaya muara di Kampung Bantarjaya RT 01/12 Desa Bantarjaya, Rancabungur, Kamis (11/8/2022). Foto : Hendi
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Bidang Wilayah 1 berhasil mengevakuasi seekor Buaya muara di Kampung Bantarjaya RT 01/12 Desa Bantarjaya, Rancabungur, Kamis (11/8/2022). Foto : Hendi

RANCABUNGUR-RADAR BOGOR, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Bidang Wilayah 1 berhasil mengevakuasi seekor buaya muara di Kampung Bantarjaya RT 01/12, Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kamis (11/8/2022).

Sempat mendapat kendala karena sejumlah warga yang pertama kali menangkap meminta uang kompensasi sebesar Rp 2 juta kepihak yang mengaku pemilik buaya dan petugas BKSDA. Tapi setelah dilakukan musyawarah bisa dibawa tanpa pemberian sejumlah uang.

“Hari ini, kami bersama Satpol PP Rancabungur berhasil mengevakuasi satwa liar yang dilindungi jenis buaya yang telah berkeliaran di Sungai Cisadane,” ungkap Polisi Hutan BKSDA Bidang Wilayah 2 Bogor Dani Ramdani ketika ditemui usai evakuasi Buaya.

Ia menjelaskan, evakuasi hewan buas tersebut dibantu dengan petugas Satpol PP Kecamatan Rancabungur yang nanti dibawa ke kantor untuk di observasi.

Baca juga: Lagi Mancing, Warga Diserang Buaya di Sungai Cisadane. Sempat Dikira Biawak!

“Ahamdulilah untuk evakuasi hari ini berjalan lancar,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, buaya muara akandi bawa ke kantor BKSDA di Karadenan dan selanjutnya diserahkan ke lembaga konservasi.

“Untuk waktu, berapa lamanya kita lihat dulu kondisi satwa tersebut. Karena saat ini masih lemas dan butuh perawatan yang intensif sekitar 2 sampai 3 minggu agar pulih kembali,” ucapnya.

Senada dikatakan Komandan Regu (Danru) Satpol PP Rancabungur, Endi Subanroni mengaku proses evakuasi berjalan lancar dengan bantuan semua pihak terutama dari BKSDA.

Baca juga: Tim SAR Temukan Jasad Baharuddin Dalam Perut Buaya

“Kami hanya bisa mendukung, dan berterimakasih karena sudah menolong warga Bantarjaya,” tuturnya.

Bahkan ia mengungkapkan, akan mengedukasi masyarakat terkait penemuan hewan yang berbahaya langsung infokan ke pihak berwajib.

“Memang hewan ini sangat berbahaya karena binatang buas, dan kita harus lebih waspada serta mengantisipasi dalam masalah keselamatan warga,” katanya. (Abi)

Editor: Rany

Berita Lainnya