logo radar

Ribuan Pelajar SD se-Kecamatan Bogor Barat Ikuti Lomba Olahraga Tradisional

Ribuan Pelajar SD se-Kecamatan Bogor Barat Ikuti Lomba Olahraga Tradisional
Ribuan Pelajar SD se-Kecamatan Bogor Barat Ikuti Lomba Olahraga Tradisional

BOGOR-RADAR BOGOR, SDN Neglasari, Kelurahan Semplak nampak tak seperti biasanya. Ribuan orang memadati area lapangan sekolah menghadiri lomba olahraga tradisional yang diadakan se-Kecamatan Bogor Barat pada Rabu (10/8).

Suasana nampak riuh ketika cabang perlombaan dimulai. Tak hanya peserta yang bertanding para penonton pun turut bersemangat mendukung para tim yang berlaga.

Baca juga: Tingkatkan Jejaring Usaha, Kementan Kembangkan Sistem Bisnis Model Pathways

Para peserta beradu cepat dalam cabang perlombaan egrang dan tarompah panjang (bakiak). Nampak beberapa tim bahkan hingga jatuh tersungkur akibat tak bisa menjaga keseimbangan.

Di arena lain para peserta diajak beradu kekuatan pada cabang perlombaan dagongan. Dalam cabang ini dua tim saling beradu kekuatan mendorong sebuah batang bambu hingga sang lawan melewati garis batas.

Tak berhenti di situ terdapat dua cabang perlombaan lain yakni sumpitan dan hadangan atau galah asin yang mengajak para peserta untuk berlomba dalam akurasi dan kelincahan.

Baca juga: Pengendara Vespa Tewas Tabrakan Beruntun di Puncak, Sopir Truk Ungkap Penyebabnya

Gelak tawa dan teriakan peserta dan penonton mewarnai jalannya setiap cabang perlombaan. Para guru dan orang tua yang turut hadir juga ikut bersorak memberikan dukungan kepada peserta yang berlaga.

Ketua Panitia, Acep Saepudin mengatakan perlomaan tersebut digelar sebagai ajang seleksi tim yang akan mewakili Kecamatan Bogor Barat pada kompetisi yang juga akan dilaksanakan di tingkat Kota Bogor.

Kompetisi tersebut akan dihelat pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Gedung Olahraga Pajajaran 9 September mendatang.

Baca juga: Yuk! Rayakan Hari Kemerdekaan The Jungle Waterpark, Banyak Promo dan Acara Seru  

“Ada 67 sekolah yang berpartisipasi pada hari ini. Peserta yang terdaftar mencapai 1170 orang. Dari seleksi ini tim-tim yang juara akan mewakili Kecamatan Bogor Barat di tingkat Kota,” jelasnya.

Acep mengatakan kompetisi ini juga dilakukan untuk mensosialisasikan dan menggairahkan kembali permainan tradisional di kalangan anak-anak.

“Permainan ini bisa jadi olahraga yang sangat baik untuk kesejahteraan jasmani dibandingkan dengan game online,” ujarnya.

Baca juga: Lagi Mancing, Warga Diserang Buaya di Sungai Cisadane. Sempat Dikira Biawak!

Selain itu ia menilai tumbuhnya kegembiraan saat bermain dapat menambah imun dan melatih psikologis para siswa SD karena memerlukan kerja sama dengan rekan timnya.

Acep menuturkan perlombaan tersebut masih akan berlangsung hingga Kamis (11/9). “Hari ini babak penyisihan dan besok kita laksanakan babak semifinal dan finalnya,” terang pria yang juga Ketua Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kecamatan Bogor Barat. (cr1)

Editor: Rany

Berita Lainnya