Pengendara Vespa Tewas Tabrakan Beruntun di Puncak, Sopir Truk Ungkap Penyebabnya

Tabrakan Beruntun di Puncak
Petugas saat mengevakuasi pengendara vespa yang menjadi korban tabrakan beruntun di Jalan Raya Puncak, Megamendung, Rabu (10/8/2022).

MEGAMENDUNG-RADAR BOGOR, Seorang pengendara Vespa menjadi korban tabrakan beruntun di Jalan Raya Puncak, Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (10/8/2022) siang. Korban diketahui bernama Rendi Irawan (18) warga Leuwimalang, Cisarua.

Baca Juga : Tabrakan Beruntun di Puncak, Pengendara Vespa Tewas di Tempat

Vespa berwarna biru yang ia kendarai, ringsek terhimpit di antara dua truk. Korban yang mengenakan jaket kulit itu, tewas di tempat akibat luka parah di kepala.

“Iya korban meninggal di tempat,” kata Rizal salah satu saksi mata di lokasi kejadian kepada Radar Bogor Rabu (10/8/2022).

Sementara itu, salah satu sopir truk yang terlibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Puncak, Nurdin mengaku kecelakan terjadi akibat rem truk yang ia kendarai mengalami blong akibat panas. Sehingga, truk yang ia kendarai gagal berhenti dan menabrak truk di depannya.

“Saat kejadian, ada mobil menyebrang. Yang di depan rem mendadak. Mobil saya gagal berhenti karena rem blong akibat panas,” katanya kepada Radar Bogor.

Lanjut Nurdin, selain rem blong, kondisi jalan yang menurun dan bergelombang membuat tabrakan beruntun terjadi.

Baca Juga : Lagi Mancing, Warga Diserang Buaya di Sungai Cisadane. Sempat Dikira Biawak!

“Jalan bergelombang, truk gak berhenti dan langsung nabrak truk material. Di depan truk ada motor Vespa, di depannya lagi ada truk pengangkut elpiji,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Megamendung AKP Tri Lesmana mengatakan penanganan tabrakan beruntut tersebut dilakukan Unit Laka Polres Bogor. “Iya, kecelakaan ditangani Unit Laka Polres Bogor,” tukasnya. (all)

Reporter : Arifal
Editor : Yosep

Berita Lainnya