logo radar

Mahasiswa Desak Kejari Usut Tuntas Temuan BPK Rp 1,9 Miliar

Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Rabu (10/8/2022).
Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Rabu (10/8/2022).

BOGOR-RADAR BOGOR, Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Rabu (10/8/2022).

Dalam tuntutannya, para mahasiswa mendesak Kejari Kota Bogor dapat mengusut tuntas terkait kasus temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Bogor tahun 2021, yang belum diselesaikan sampai saat ini.

Korlap Aksi, Risqi Azzqiya mengatakan, adanya kelebihan pembayaran dalam lima mega proyek yang mencapai Rp 1,9 miliar ini dinilai sangat jauh dari unsur ketidaksengajaan.

Sebab, SKPD dalam menjalankan proyeknya pasti ada Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dipersiapkan secara matang.

Baca juga: Lima Mega Proyek di Bogor jadi Temuan BPK, Pengamat Sebut Tidak Lazim Hingga Buruknya Manajemen Proyek

Sementara, dalam temuan BPK ini, dinas-dinas terkait yang mengalami kelebihan pembayaran seolah tidak teliti dalam menyusun anggaran.

Untuk itu, pihaknya menuntut tiga hal ke Kejari Kota Bogor. Diantaranya, meminta Kejari Kota Bogor menindaklanjuti temuan BPK serta mengusut secara tuntas dugaan korupsi yang terendus dalam temuan BPK.

Kemudian, periksa para pejabat dan pengusaha yang terlibat dalam kelebihan pembayaran proyek ini.

“Terakhir, kami meminta tangkap para oknum pejabat yang terlibat dalam temuan BPK, karena tidak becus dalam menjalankan tugasnya,” cetus Risqi saat ditemui di lokasi demonstrasi, Rabu (10/8/2022). (ded)

Editor: Rany

Berita Lainnya