logo radar

Bukan Membela Diri, Bharada E Mengaku Diperintahkan Atasannya Menembak Brigadir J

Bharada E
Bharada E berjalan meninggalkan ruangan usai dimintai keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Sebanyak enam orang ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo dimintai keterangan terkait insiden baku tembak Bharada E dengan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang terjadi pada Jumat (8/7) lalu. Foto: Dery Ridwnasah/ JawaPos.com

JAKARTA-RADAR BOGOR, Pengakuan Bharada E tersangka penembakan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo hanya membela diri, ternyata bohong.

Baca Juga : Pembunuhan Berencana Brigadir J Menguat, Ajudan Putri Candrawathi Jadi Tersangka

Ya, saat diperiksa Komnas HAM bertolak belakang, di mana Bharada E mengaku terlibat dalam konteks baku tembak.

Ia mengaku mendapat penodongan senjata dari Brigadir J dan terjadinya peristiwa polisi tembak polisi.Ia bahkan membuat pernyataan terhadap penyidik awal bahwa posisinya adalah membela diri.

Namun pengakuan-pengakuan Bharada E selama ini terbantahkan, setelah dia ditetapkan sebagai tersangka dalam Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 56 KUHP.

Kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian bahwa Bharada E bukan sedang membela diri, tetapi sengaja melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Setelah perubahan kuasa hukum, Bharada E kepada pengacara barunya, Deolipa Yumara mengakui kebohongan terkait kasus penembakan Brigadir J.

Bharada E mengaku bahwa mendapat perintah dari atasannya untuk menembak Brigadir J.

“Ya, dia diperintah oleh atasannya,” jelas Deolipa Yumara saat dimintai keterangan, Minggu (7/8/2022).

Sayangnya tak dijelaskan sosok atasan yang disebut Bharada E kepada pengacaranya ini.

Hanya, Deolipa menyebut sosok atasan Bharada E ini adalah atasan yang dia jaga. “Atasan langsung, atasan yang dia jaga,” sambungnya.

Baca Juga : Pengacara Bharada E Tiba-Tiba Mengundurkan Diri, Kenapa? Ada Tekanan?

Deolipa menjelaskan, Bharada E diperintah atasannya lansung untuk membunuh Brigadir J dengan penembakan. “Ya, diperintahnya ya untuk melakukan tindakan pidana pembunuhan,” jelasnya lagi.

Terbaru, selain sebagai tersangka, Bharada E juga akan mengajukan diri untuk membantu penyidik mengungkap kasus penembakan Brigadir J atau sebagai justice collaborator. (net/dis)

Editor : Yosep

Berita Lainnya