Tingkatkan Literasi, SMA Quran Asy-Syahid Fasilitasi Muridnya Berkunjung ke Perpusnas RI 

SMA Quran Asy-Syahid
SMA Quran Asy-Syahid mefasilitasi siswa untuk berkunjung ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia dan Islamic Book Fair ke-20, Kamis (4/8/2022).

JAKARTA-RADAR BOGOR, Dalam rangka meningkatkan wawasan kepustakaan, menumbuh kembangkan semangat literasi siswa dan mensukseskan program pemerintah, SMA Quran Asy-Syahid mefasilitasi siswa untuk berkunjung ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia dan Islamic Book Fair ke-20, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga : IFLA dan UNESCO Luncurkan Manifesto Perpustakaan Umum 2022

Destinasi pertama yang di kunjungi siswa SMA Quran Asy-Syahid adalah Perpustakaan Nasional yang terletak dekat Monas, di Jalan Merdeka Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat. Sekitar pukul 09.00 WIB siswa-siswi SMA Quran Asy-Syahid sudah tiba dan berbaris di depan Perpusnas RI.

penerimaan mahasiswa baru universitas djuanda bogor

Di Perpusnas, rombongan sekolah langsung diarahkan menuju graha literasi yang ada di ruangan depan setelah pintu masuk. Terdapat banyak jejak-jejak ilmu bahasa di sana. Naskah kuno, jajaran foto sastrawan terpampang rapi dalam graha literasi tersebut. Terdapat pula pohon literasi.

Dengan pelayanan yang sangat baik, rombongan disambut oleh Tyo selaku MC dalam acara pemutaran video pengenalan perpusatakan nasional di Auditorium. Pihak Perpustakaan nasional juga menjelaskan beberapa fasilitas yang ada di sana, salah satu hal yang menarik perhatian di lantai sembilan pengunjung bisa mendapat buku gratis.

Ketika dipersilahkan untuk memberikan sambutan, Kepala SMA Quran Asy Syahid, Mansur, SAg., MPd. menyampaikan bahwa Perpusnas RI merupakan salah satu sumber ilmu yang penting yang terus berinovasi, melayani dan menjadi inspirasi keilmuan untuk para pelajar, mahasiswa dan masyarakat.

Perpusnnas RI mempunyai fasilitas yang lengkap dan memadahi, serta dapat diakses gratis dan bebas oleh semua pengunjung. Respon dan kesan baik yang didapat oleh siswa-siswi SMA Quran Asy-Syahid.

“Fasilitas lengkap, ada ruang untuk disabilitas dan dilengkapi dengan teknologi cangih untuk memindahkan buku dari lantai yang satu ke yang lainnya. Ada pula ruang baca yang sangat nyaman disertai dengan sofa sehingga membuat pengunjung betah membaca buku disana,” ujar Aishadinda salah satu siswi SMA Quran Asy-Syahid.

Putri Aditya, Guru Bahasa Indonesia yang juga merupakan PJ literasi sekolah sangat terkagum sejak awal masuk ke gedung Perpusnas RI. Pengunjung disuguhkan dengan tampilan rak buku yang sangat tinggi dan rapi super ikonik sekali. “Pelayanan dan keramahan yang diberikan oleh perpustakaan nasional kepada pengunjungpun patut diacungi jempol,” tambahnya.

Dari Perpusnas RI, rombongan SMA Quran Asy-Syahid bertolak ke Senayan, tepatnya di Jakarta Convention Hall (JCC) untuk berkunjung ke Pameran Buku Islam terbesar se ASEAN, Islamic Book Fair ke-20. Suasana hiruk pikuk dipadati para pengunjung yang didominasi para pelajar dari berbagai wilayah.

Terdapat banyak stand-stand buku yang beragam. Para siswa juga semakin tertarik dan antusias mengunjungi stand-stand yang tertata rapi, ada yang kratif juga unik. Banyak jenis juku yang dijajakan bahkan dengan pancingan diskon besar hingga 80%.

“Banyak stand buku yang ada di sana, buku yang dijual pun beraneka ragam. Ada buku-buku islami,, novel, buku pelajaran, kitab-kitab klasik, dan al-Quran. Pada acar tersebut dihadirkan pula beberapa penulis buku, salah satunya Asma Nadia,” ujar Inas salah satu siswi SMA Quran Asy-Syahid.

Suasana IBF yang ramai dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah, baik masyarakat umum maupun rombongan sekolah menggambarkan betapa semangat literasi masyarakat Indonesia sudah mulai bergerak ke arah yanglebih baik. IBF juga sangat memfasilitasi masyarakat dalam meningkatkan kecintaan terhadap buku.

Baca Juga : Gedung Perpustakaan Tanah Bumbu Diresmikan

Sekitar pukul 16.00 WIB, rombongan SMA Quran Asy-Syahid ambil kesempatan untuk foto bersama, kemudian bersiap kembali ke sekolah. Terlihat antusiasme, dan sebagian masih merasa penasaran dengan stand dan buku-buka yang melimpah.

Terlihat juga energi positif dan semangat para peserta dalam mendapat pengalaman baru guna meningkatkan kemampuan literasi dan menambah cakrawala ilmu melalui cinta buku. (*)

Editor : Yosep

Berita Lainnya