logo radar

Sembilan Parpol Daftar Hari Pertama, Hanya Enam yang Dinyatakan Lengkap

PDIP
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai pertama yang mendaftar sebagai kontestan pemilu 2024. (dok: jawapos.com)

RADAR BOGOR – Hari pertama pendaftaran calon partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 yang dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) langsung diburu peserta. Total partai politik yang sudah mendaftar sebagai kontestan pemilu, berjumlah sembilan parpol.

Sembilan partai itu dimulai dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai pertama, diikuti Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Reformasi, dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima). Kemudian, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai).

Baca juga: Ketua KPU RI Sebut 3 Partai di KIB, Gerindra dan PKB Akan Daftar Peserta Pemilu Bersamaan

Komisioner KPU Idham Holik menyatakan, setelah berkas pendaftaran diserahkan, pihaknya langsung memeriksa kelengkapannya. Hasilnya, dokumen PDIP, PKP, PKS, Perindo, Nasdem, dan PBB dinyatakan lengkap. ”Selebihnya yang lain masih kami proses,” ujarnya di kantor KPU, Jakarta, kemarin (1/8).

Setelah dinyatakan lengkap, lanjut dia, berkas enam partai akan dilanjutkan ke proses verifikasi administrasi mulai hari ini (2/8) hingga 11 September. Di situ, berkas yang disampaikan akan divalidasi.

Sebagaimana diketahui, guna menjadi partai peserta pemilu, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Di antaranya, memiliki kepengurusan di 100 persen provinsi, kepengurusan di 75 persen kabupaten/kota, serta kepengurusan di 50 persen kecamatan. Selain itu, partai wajib memiliki anggota minimal 1.000 orang atau 1/1.000 dari jumlah penduduk di setiap kabupaten/kota.

Baca juga: 8 Partai Politik Sudah Daftar Calon Peserta Pemilu 2024 Per Hari Ini

Sementara itu, sejumlah partai yang punya kesepakatan berkoalisi berencana melakukan pendaftaran bersama. Ketua KPU Hasyim Asy’ari menuturkan, berdasar informasi awal, Gerindra dan PKB akan mendaftar pada 8 Agustus.

Lalu, partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dijadwalkan pada 10 Agustus. Hanya, dia tidak dapat memastikan akan sesuai dengan rencana atau berubah. ”Nanti kita lihat perkembangannya,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto optimistis partainya bisa memenuhi persyaratan yang ditetapkan. PDIP sudah menuntaskan proses uploading data di laman sistem informasi partai politik (sipol).

Baca juga:  Perkuat Pondasi Pemilu 2024, Koalisi Indonesia Bersatu Gandeng Satu Partai Lagi

Dalam berkas yang disampaikan ke KPU, PDIP menyerahkan daftar nama anggota sebanyak 477.777 orang. Jumlah tersebut sengaja dibuat unik guna menyesuaikan filosofi. Angka 4, kata dia, melambangkan kursi kuasa elektoral dan 77 merupakan usia Republik Indonesia.

Kemudian, angka 777 juga tak lepas dari salah satu filosofi Jawa. ”Berharap menerima pitu, pitulungan. Pitutur yang baik untuk membuat pemilu lebih baik,” ujarnya. Sosok yang akrab disapa Pacul itu menuturkan, pihaknya menargetkan kembali memenangi Pemilu 2024. Jika hal itu terjadi, PDIP akan menjadi partai pemenang pemilu tiga kali berturut-turut. Sebagaimana diketahui, PDIP merupakan partai pemenang pada dua pemilu terakhir.

Namun, lanjut dia, target tersebut harus dicapai dengan kerja keras. ”Semua akan bergerak untuk merebut dalam satu tujuan yang angka 4 tadi,” imbuhnya.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu, menyampaikan keyakinan serupa. Dia mengapresiasi kinerja jajaran pengurus provinsi hingga kabupaten/kota yang sudah bahu-membahu memenuhi persyaratan. Pada Pemilu 2024, PKS mengusung target tinggi. Yakni, 15 persen suara pileg atau 86 kursi di DPR. ”Saat ini PKS dapat 50 kursi. Artinya, perlu ada penambahan 36 kursi,” ujarnya.

Baca juga: PKS Daftar Parpol di KPU Boyong Pawang Pintu

Terkait dengan strateginya, Syaikhu menyebut akan menggalang kekuatan di daerah pemilihan (dapil) yang selama ini belum berhasil memenangkan calon. ”Dan penambahan di dapil-dapil yang sekarang sudah ada,” kata mantan calon wakil gubernur Jawa Barat itu.

Target besar juga dicanangkan Nasdem. Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan, partainya menargetkan menjadi dua besar pada Pemilu 2024. Dengan bekal posisi empat besar pada Pemilu 2019, Ali optimistis target tersebut bisa dicapai. ”Tentu akan sangat realistis kalau kemudian kami berpikir ke depan,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, pihaknya memperkirakan bisa memperoleh 100 kursi di DPR.(jpg)

Editor: Yosep/Zulfa-KKL

Berita Lainnya