logo radar

Pakar Ungkap IKN Harus Terkoneksi Rantai Pasok Berkelanjutan

IKN Mendongkrak
Ilustrasi IKN

RADAR BOGOR, Pakar Kebijakan Publik mengatakan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara harus terkoneksi dengan kota-kota di sekitarnya. Hal itu agar manajemen rantai pasok dapat berkelanjutan.

Menurut Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute Achmad Nur Hidayat, IKN membutuhkan dukungan dari kota-kota di sekitarnya untuk menyuplai bahan baku dan barang-barang. Agar berbagai kebutuhan wilayah itu terpenuhi terus-menerus.

’’Jadi ini menggunakan konsep ekonomi sirkular dan connectivity,’’ ujar Achmad seperti dilansir dari Antara, Selasa (2/8).

Menurut dia, Kota Samarinda dan Kota Balikpapan akan menjadi wilayah penting pemasok bahan baku dan barang ke IKN. Minimal akan menjadi jalur pengiriman atau tempat transit.

Selain itu, untuk menciptakan rantai pasok yang berkelanjutan, dia menambahkan, barang yang tersedia di IKN harus produk-produk lokal. Sehingga, secara langsung akan bermanfaat untuk ekonomi lokal dan mendukung basis yang berkelanjutan.

Dia memastikan kehadiran produk lokal dapat memperkuat neraca pembayaran Indonesia. Sebab, negara tidak perlu mengeluarkan devisa untuk barang-barang tersebut.

’’Kalau benar-benar ingin mengubah IKN konsep linier menjadi sirkular, barang yang tersedia di IKN harus murni 100 persen barang lokal,’’ ujar Achmad.

Achmad mengatakan, basis ekonomi sirkular yang berkelanjutan maknanya adalah bagaimana dapat memperpanjang siklus hidup di dalam lingkungan itu. Salah satunya dengan memanfaatkan berbagai bahan baku dan barang di wilayah tersebut.

’’Mencukupi kebutuhan sehari dari sekitar itu. Limbahnya dikembalikan dalam bentuk yang bermanfaat,’’ papar Achmad.

Sementara itu, kementerian perhubungan menyatakan, pemerintah sudah menyiapkan rencana untuk memenuhi rantai pasok berkelanjutan di IKN. Yakni melalui pembangunan jalur Kereta Api (KA) Trans Kalimantan yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di Kota Samarinda. Jalur tersebut sepanjang 187,98 kilometer.

Kemudian akan dibangun KA Perkotaan yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kawasan Induk Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sepanjang 143,33 kilometer yang dapat ditempuh selama 88 menit.

Sebelumnya, Koordinator Tim Ahli Tim Transisi IKN Wicaksono Sarosa mengatakan, pembangunan kawasan IKN akan menerapkan prinsip ekonomi sirkular. Yakni, pengembangan kota yang berkelanjutan seiring pembangunan ekonomi yang selaras dengan alam.(jpg)

Editor: Yosep/Ruli-KKL

Berita Lainnya