logo radar

Gelar Rakernas II, Petanesia Ajak Semua Elemen Cegah Perpecahan

Petanesia menggelar Rapat Kerja Nasional II DPP Petanesia di Pondok Pesantren Kampus Institute KH Abdul Chalim, Mojokerto Jawa Timur, pada tgl 5-7 Agu

MOJOKERTO-RADAR BOGOR, Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) ormas kebangsaan menggelar Rapat Kerja Nasional II DPP Petanesia di Pondok Pesantren Kampus Institute KH Abdul Chalim, Mojokerto Jawa Timur, pada tgl 5-7 Agustus 2022.

Dalam rapat kerja tersebut juga digelar agenda pelantikan pengurus hingga membuat rencana kerja Petanesia ke depan.

Ketua Steering Commitee (SC) yang juga Sekretaris Jenderal DPP Petanesia Bung Sagara menjelaskan, Rakernas II Petanesia ini merupakan kelanjutan dari acara serupa yang sudah digelar beberapa waktu lalu.

Menurut Bung Sagara, Raker ini juga sekaligus menjadi momen penting bagi Petanesia dalam memberikan kontribusi bagi negara dan bangsa. Sebab, saat ini Indonesia segera menghadapi pesta demokrasi yang akan digelar pada tahun 2024, yakni Pemilu Serentak dari mulai Pemilihan Legislatif hingga Pemilihan Presiden.

“Dalam menghadapi agenda besar rakyat Indonesia ini, Petanesia ingin turut memberi kontribusi, yakni menyatukan serta mengonsolidasikan seluruh elemen bangsa,” ujar Sagara dalam keteranga tertulisnya pada JawaPos.com, Selasa (2/8).

Baca JugaKebijakan Terhadap KLM Dinilai Tepat, CHT Rokok Biasa Masih Pro-Kontra

Menurut Sagara, Pemilu 2024 mendatang dikhawatirkan menimbulkan gesekan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Hal itu sebagaimana dialami oleh bangsa Indonesia pada Pemilu 2019 silam.

“Untuk mencegah hal itu, kami dari Petanesia ingin turut membantu mengonsolidasikan seluruh elemen bangsa agar pemilu 2024 nanti potensi perpecahan bisa diminimalisasi,” ujarnya.

Sagara juga menuturkan, konsolidasi seluruh elemen bangsa sangat penting dalam menciptakan Pemilu 2024 yang aman dan damai. Meski ada gesekan, karena lumrah dalam setiap hajat demokrasi, namun setidaknya tidak mengarah ke perpecahan.

“Dinamika dalam perhelatan demokrasi itu tidak masalah dan itu lumrah. Namun setidaknya dinamika itu tidak mengarah pada perpecahan,” tandas Sagara yang merupakan bagian dari Keluarga Besar Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya ini.

Sagara juga mengatakan pada Rakernas Petanesia nanti akan dihadiri Habib Luthfi dan pihaknya mengundang sejumlah tokoh nasioal, antara lain Ketua Dewan Pembina BPIP Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Jenderal Sigit, Kepala BIN Budi Gunawan, Panglima TNI Jenderal Andika, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Gubernur se-Jawa Bali, tokoh ulama serta tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga: Migrant Care : Pelaku TPPO Cari Korban di Medsos dan Komunitas

Gus Bara Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC Petanesia Mojokerto menyambut baik atas akan dilaksanakannya Rakernas Petanesia di Mojokerto.

“Kami siap berkolaborasi dan mendukung penuh setiap kegiatan seluruh elemen bangsa dalam meneguhkan rasa cinta terhadap tanah air,” kata Gus Bara.

Kegiatan ini juga akan diisi dengan pagelaran seni budaya nusantara dan pasar rakyat. Rekernas ini sengaja digelar di Mojokerto demi menjiwai semangat Sumpah Palapa Mahapatih Gadjah Mada.

Diketahui, Pecinta Tanah Air Indonesia atau Petanesia didirikan oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya pada 2005 silam. Ormas kebangsaan ini merupakan kelanjutan dari Pecinta Merah Putih Indonesia (PMPI). Petanesia didirikan sebagai respons atas kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang rentan perpecahan dan konflik akibat perbedaan politik. (jpg)

Editor: Yosep/Khonsa-KKL

Berita Lainnya