logo radar

Dosis Kedua, Ratusan Sapi di Kota Bogor Kembali Disuntik Vaksin PMK

Petugas dari DKPP melakukan suntik vaksin PMK tahap ke 2 di peternakan sapi didaerah Katulampa bogor selatan, foto : sofyansyah/RB
Petugas dari DKPP melakukan suntik vaksin PMK tahap ke 2 di peternakan sapi didaerah Katulampa bogor selatan, foto : sofyansyah/RB

BOGOR-RADAR BOGOR, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor kembali laksanakan vaksinasi pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Pelaksanaan vaksin tahap kedua tersebut dilaksanakan setentak di tiga kecamatan di Kota Bogor, yakni Kecamatan Bogor Selatan, Kecamatan Tanah Sareal, dan Kecamatan Bogor Timur pada Selasa (2/8).

Salah satu tempat yang menjadi sasarannya ialah Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Sebanyak 17 ekor sapi dari tiga Kelompok Tani Dewasa (KTD) di wilayah tersebut mendapat suntikan vaksin dosis kedua.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi di Kota Bogor, Kapolda: Angkanya Luar Biasa!

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, drh Anizar mengatakan pihaknya menargetkan 100 ekor sapi mendapat vaksin dalam dua hari ke depan.

“Target hari ini 50 ekor, dan besok 50 ekor. Kita bagi tiga tim supaya bisa cepat selesai karena vaksin ini hanya dapat digunakan selama 36 jam setelah dibuka dari botolnya,” tuturnya saat ditemui Radar Bogor di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Ani menyebut, DKPP Kota Bogor mendapat alokasi vaksin sebanyak 5 botol dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada vaksinasi tahap kedua ini.

Baca juga: Tahapan Pemilu 2024, KPUD Kabupaten Bogor Door to Door Verifikasi Faktual Parpol

“Setiap botol itu berisi 100 dosis, berarti ada 500 dosis untuk vaksin kedua. Diperkirakan akan terpakai sebanyak 300 dosis. Kalau ada kelebihan akan kita kembalikan lagi,” jelasnya.

Ia menjelaskan sapi yang mendapat vaksin harus dalam kondisi yang sehat. Oleh sebeb itu sebelum divaksin seluruh ekor sapi mendapat permeriksaan kesehatan terlebih dahulu meliputi suhu dan kondisi tubuhnya.

Ani berharap vaksin tahap kedua yang diberikan dapat menambah imunitas seluruh hewan sapi sehingga mencegah terjadinya penularan wabah PMK di Kota Bogor.

“Ke depan hewan-hewan sapi ini akan mendapat vaksin booster, namun itu baru akan dilakukan 6 bulan setelah vaksin kedua,” tutupnya.

Baca juga: Ivan Gunawan Siap Populerkan Batik Bogor

Ketua KTD Bangun Tani Hias Katulampa, Salim Abdullah menyambut baik vaksinasi tahap kedua yang dilaksanakan DKPP Kota Bogor.

“Saya berterima kasih atas kerja sama semua pihak. Mudah-mudahan dengan vaksin kedua semua sapi yang ada di sini terhindar dari PMK,” ujarnya.

Dirinya menyebut meski penyebaran PMK masif terjadi namun sapi-sapi di kawasannya belum ada yang ditemukan bergejala PMK. (cr1)

Editor: Rany

Berita Lainnya