logo radar

Klaim Sudah Kondusif, ICAT Ngarep Pengelolaan Dikembalikan ke Yayasan

Sekolah At Taufiq
Sejumlah siswa SMP At-Taufiq di Jalan Cimanggu, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. SOFYANSYAH/RADAR BOGOR

BOGOR-RADAR BOGOR, Jajaran pengurus Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bogor melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di ruang Paseban Naraya, Balai Kota Bogor pada Kamis (28/7).

Dalam audiensi ini, pengurus Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bogor mengklaim, kondisi Sekolah At-Taufiq Bogor telah kondusif.

Hal itu seperti diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi.

“Mereka bilang sudah kondusif, baik itu proses belajar mengajar, dan kondisi keamanan di sana,” kata Hanafi.

Baca juga: Tersisa Delapan Calon Pimpinan Baznas Kota Bogor, Saat ini Memasiki Tahapan Uji Kompetensi

Menurutnya, dalam pertemuan ini, pihak Al-Irsyad melaporkan ke Pemkot Bogor, bahwa kondisi pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah At-Taufiq Bogor sudah kondusif.

Bahkan, pihak Al-Irsyad mengklaim, sudah memverifikasi beberapa murid yang sekolah dibawah naungannya.

Hal itu terjadi, karena pihak yang menjadi seterunya, Yayasan At-Taufiq ICAT Bogor (YATIB), saat ini sudah membuat sekolah baru bernama At-Taufiq.

Setingkat SD dan SMP yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

“Intinya seperti itu, sehingga proses KBM (sudah) bejalan seperti biasa,” katanya.

Baca juga: Terus Dorong Kemakmuran Masjid, Polresta Bogor Kota Kembali Resmikan Marbot Mart

Dijelaskan Hanafi, memang ketika proses belajar mengajar sudah kondusif dan sebagainya.

Maka Disdik Kota Bogor berkewajiban menarik Plt Kepala Sekolah di SD dan SMP yang ada di Sekolah At-Taufiq Bogor. Dalam hal ini pengelolaan diserahkan lagi ke pihak Al-Irsyad.

Akan tetapi, karena dari hasil rapat yang diselenggarakan bersama pihak kepolisian dan kecamatan kondisi di lapangan belum dinyatakan kondusif.

Maka, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu kepastian yang sudah diklaim pihak Al-Irsyad tersebut.

“Hasil rapat dua hari lalu itu kita sampaikan juga dalam pertemuan tadi. (Tapi) kalau nanti terbukti dengan kita cek dan verifikasi ke lapangan proses belajar mengajar sudah kondusif dan sebagainya, maka saya sebagai kepala dinas akan menarik Plt kepala sekolah di SD dan SMP,” katanya.

Baca juga: Frida Aulia, Kenalkan Produk Nuansa Merah Putih

“Nanti kita buktikan saja apa yang dilaporkan ke Pak Wakil itu benar atau tidak di lapangan,” ucapnya.

Dituturkan Hanafi, sebenarnya kondisi kondusif di Sekolah At-Taufiq Bogor merupakan harapan yang dimiliki Pemkot Bogor. Di mana, tidak ada lagi persoalan hasut menghasut dan sebagainya.

Karena itu, pihaknya menyerahkan persoalan yang selama ini terjadi di Sekolah At-Taufiq Bogor dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak yang berseteru.

“Intinya kita serahkan kepada mereka. Nanti kalau sudah definitif (benar) dikelola Al-Irsyad, ya kami dari pemerintah melalui Disdik minta surat pernyataan kesanggupan, bilamana terjadi sesuatu maka ini akan menjadi tanggungjawab atau kami ambil keputusan lain (tetap diambil alih oleh pemerintah, dalam hal ini Plt Kepala Sekolah),” tukasnya.(ded)

Editor: Rany

Berita Lainnya