logo radar

Sinar Mas Land Luncurkan Program UMKM Pasar Rakyat Go Digital

Sinar Mas Land Luncurkan Program UMKM Pasar Rakyat Go Digital

RADAR BOGOR, Pemerintah melalui Kemenkop UKM menargetkan 30 juta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk masuk dalam ekosistem digital pada tahun 2024. Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk mendorong transisi ini melalui program UMKM Pasar Rakyat Go Digital.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang ekonomi untuk melakukan pemberdayaan digital (digital empowerment) kepada para pelaku UMKM binaan Sinar Mas Land sebagai upaya optimalisasi pemasaran produk. Program tersebut dilaksanakan sejak bulan Juni hingga akhir tahun 2022 di Pasar Modern BSD City yang terdiri atas 809 pelaku UMKM meliputi pedagang lapak, kios, ruko, selasar, dan tenda.

Sebelumnya Kementerian Koperasi dan UMKM (KemenkopUKM) pada Desember 2021 mengungkapkan
dari total 64 juta pelaku UMKM yang ada di Indonesia, baru sekitar 16 juta pelaku UMKM yang sudah masuk dalam ekosistem digital.

Baca JugaToyota Akan Investasi Kendaraan Listrik di Indonesia, Menko Airlangga Sambut Baik

Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata mengatakan Sinar Mas Land mendorong pelaku UMKM khususnya yang bernaung di proyek kami yakni Pasar Modern BSD City untuk mengoptimalkan potensi dan produktivitas melalui platform digital.

“Program ini merupakan bentuk dukungan perusahaan agar UMKM bisa berakselerasi, meningkatkan daya saing, hingga memperluas akses pasar mereka seiring dengan perkembangan era digital. Pelaksanaannya di Pasar Modern BSD City merupakan pilot project yang nantinya akan kami sebar luaskan ke pasar di township lainnya agar bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas,” ujar Dony Martadisata.

Program pemberdayaan digital berfokus pada empat hal yakni Edukasi Literasi Digital, Edukasi UMKM Dompet Digital, Edukasi UMKM Toko Online, dan Asistensi UMKM Pasar untuk mengakses pembiayaan usaha.

Program ini diimplementasikan secara kolaboratif dengan berbagai mitra dari bank terpercaya di Indonesia yang menyediakan layanan QRIS untuk melakukan transaksi secara digital di antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Selain itu, ada juga sesi yang dilaksanakan dalam kerja sama dengan beberapa perusahaan rintisan digital (start-up) hingga institusi pendidikan yakni Titipku, Sayurbox, dan Binus University.

Baca JugaTelah Berlangsung Autopsi Brigadir J, Begini Penjelasan Mabes Polri

UMKM Pasar Rakyat Go Digital merupakan salah satu langkah inisiatif perusahaan untuk turut berkontribusi terhadap target B20 Digitalization Task Force dalam hal penyediaan ekonomi digital untuk pemberdayaan UMKM, yakni meningkatkan keterampilan digital pelaku UMKM untuk menggunakan produk dan layanan digital, dan peningkatan keterampilan digital pelaku UMKM agar mereka dapat bernavigasi ke dunia maya dengan aman dan cermat.

Selain itu, , program UMKM Pasar Rakyat Go Digital. diharapkan juga mempercepat inovasi yang bertanggung jawab dan adopsi digital oleh UMKM dengan cara mempromosikan kebijakan untuk menyediakan akses ke platform digital yang dapat membantu membangun pasar yang kompetitif, serta meningkatan upaya untuk menyediakan pembiayaan yang berkelanjutan dan adil.

Sinar Mas Land adalah pengembang properti di Indonesia dengan pengalaman 50 tahun dan tercatat di bursa saham Indonesia atas nama PT. Bumi Serpong Damai Tbk, (BSDE). Sinar Mas Land telah mengembangkan lebih dari 50 proyek di Indonesia. (jpg)

Editor: Yosep/Khonsa-KKL

 

Berita Lainnya