logo radar

Datangi Proyek Gedung Perpustakaan, Bima Arya Minta Koleksi Buku Perpusda Kota Bogor Ditambah

BOGOR-RADAR BOGOR, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut progres lanjutan proyek pembangunan gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Bogor tahun 2022, baru mencapai 28 persen.

Menurutnya, saat ini capaian progres pekerjaan Perpusda terakhir menunjukan deviasi positif.

Baca juga: Ratusan Angkot Ikuti Uji Kelayakan, Cegah Bahaya Ini

“Deviasi positifnya 17 persen. Jadi lebih cepat pekerjaannya,” kata Bima Arya usai inpeksi mendadak (Sidak) ke proyek gedung Perpusda, Selasa (26/7/2022).

Sebagian besar persentase pengerjaan, selain finising, dilanjutkan Bima Arya bakal ada sejumlah furniture yang masuk sebagai penunjang gedung perpustakaan.

“Sejauh ini (progresnya) on the track,” ucapnya.

Selain itu, dia meminta Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor untuk menambah stok buku baru. Dimana saat ini Diarpus Kota Bogor memiliki koleksi 40 ribu buku.

“Jadi sekarang ini kalau di stok kita ada 40 ribu akan pindah ke sini semua. Sampai pembukaan kita terus maksimalkan penambahan buku-buku, bantuan buku dari berbagai pihak,” kata Bima Arya.

Selain itu, Bima Arya juga meminta agar Diarpus untuk menambah stok buku koleksi untuk perpustakaan Kota Bogor.

Baca juga: Luncurkan Mini Cab MiEV, Airlangga: Mitsubishi Tambah Investasi

“Jadi sekarang ini kalau di stok kita ada 40 ribu akan pindah ke sini semua. Minta sampai pembukaan kita terus maksimalkan penambahan buku-bukunya, bantuan buku dari berbagai pihak,” katanya.

“Di sini juga akan diadakan berbagai kegiatan untuk anak-anak, launching buku, kajian, diskusi, kelas-kelas bisa di sini. Ini pusat kegiatan belajar di sini,” ucapnya.

Bima Arya sendiri menargetkan pembangunan gedung Perpusda Kota Bogor bisa selesai 18 November 2022, mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor, Agung Prihanto, mengatakan pembangunan tahap dua ini akan meliputi interior dan finishing. Dimana pembangunan tahap pertama pada 2021, fokus pada struktur bangunan.

Agung menyebutkan pihak yang sudah berjanji untuk membantu stok buku di Perpusda Kota Bogor ialah Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Pustakawan Indonesia, dan pihak ketiga dari Wali Kota Bogor.

Ia mengakui, buku-buku di perpustakaan itu harus up to date. Sehingga selama ini Diarpus Kota Bogor tak segan membeli koleksi buku-buku baru.

“Kalau pengunjung mencari buku terus tidak ada kita akan catat, kita beli. Seperti itu yang akan kita lakukan. Jadi, sesuai kebutuhan warga masyarakat,” tukasnya.(ded)

Editor: Rany

Berita Lainnya