PDIP Apresiasi Tim Gabungan Atas Kasus Penembakan di Rumah Kadiv Propam

RADAR BOGOR, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak terburu –  buru menonaktifkan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dalam kaitan dengan kasus baku tembak dua personel polisi di kediamannya.

Baca Juga : Prakirakan Hujan Turun di Sebagian Kota di Indonesia

Menurut Arteria, Kapolri sudah mengedepankan asas hukum praduga tak bersalah dalam mengusut insiden baku tembak tersebut.

“Saya juga mengapresiasi langkah Pak Kapolri yg tidak terburu-buru untuk menonaktifkan Pak Sambo dari jabatan, karena kita harus kedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Arteria kepada wartawan, Rabu (13/7).

Politikus PDIP ini menyatakan, pembentukan tim gabungan untuk mengusut insiden tersebut dengan menunjuk Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai Ketuanya merupakan sikap yang serius. Dia menilai, dengan penunjukkan Gatot Eddy, maka kekhawatiran publik soal independensi bisa ditepis.

“Ketua Tim dipimpin oleh Pak Wakapolri Mas Gatot, yang artinya kekhawatiran untuk tidak independennya penyidikan sudah bisa dihilangkan, mengingat Beliau secara jabatan maupun kepangkatan berada di atas Pak Sambo,” tegas Arteria.

Baca Juga : Sehari 77 Kasus, Plh Wali Kota : Kenaikan Hampir 150 Persen!

Selain itu, Arteria juga mengapresiasi Kapolri atas pembentukan tim gabungan yang melibatkan Komnas HAM dan Kompolnas. Menurut dia, hal tersebut membuktikan bahwa Polri mau membuka diri dan transparan dalam mencermati dan menangani kasus yang sudah menjadi perhatian publik.

“Saya minta publik bersabar, memberikan ruang dan waktu bagi tim gabungan bekerja, dan mempercayakan proses investigasi ini kepada tim,” imbuh Arteria. (jpg)

 

Editor : Yosep/Yuli-KKL

Berita Lainnya