Sempat Mengalami Henti Jantung, Begini Tanggapan Dokter

Mantan PM Jepang Shinzo Abe
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ditembak.

RADAR BOGOR, Jumat lalu pada (8/7) negara Jepang berduka. Pasalnya, mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe meninggal akibat ditembak. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Shinzo Abe menurut dokter sempat mengalami henti jantung. Dokter ahli jantung Prof Harmani Kalim SpJP(K) memberikan penjelasan soal kondisi henti jantung tersebut. Termasuk apa bedanya dengan gagal jantung.

Harmani mengatakan henti jantung, sesuai dengan namanya adalah jantungnya berhenti. ’’Di-EKG (elektrogram) baru tahu. Henti jantung tidak ada gambaran, hanya garis lurus,’’ katanya di media gathering RS Jantung Diagram bertema Operasi Bypass Jantung yang Cepat dan Tepat di Jakarta pada Jumat (8/7).

Baca juga :Lili Pintauli Bungkam, Saat Hadiri Panggilan Sidang Etik Dewas

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

Dia mengatakan henti jantung ada tiga jenis atau model. Selain jantung tidak berdetak, henti jantung juga ditandai dengan detak yang terlalu cepat dan tidak teratur. Kasus henti jantung yang ketiga adalah jantungnya berdetak atau bergerak, tetapi tidak ada tekanan darahnya. Kondisi ini disebut juga pulseless electrical activity (PEA).

’’Kalau ada orang henti jantung, harus diresusitasi,’’ katanya. Resusitasi adalah tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas atau henti jantung. Sedangkan bagi orang awam, pertolongan pertama terhadap henti jantung adalah basic life support (BLS).

Harmani mengatakan orang yang memiliki riwayat henti jantung, sebaiknya keluarganya dibekali pengetahuan BLS. Sehingga bisa memberikan pertolongan pertama jika ada serangan henti jantung. Seperti diketahui serangan henti jantung bisa muncul tanpa diduga.

’’Kalau gagal jantung, itu dokter yang ngomong,’’ katanya. Harmani menuturkan beberapa gejala yang dialami pasien gagal jantung. Diantaranya adalah cepat merasa capek. Kemudian sesak dalam bernafas, kaki bengkak, ngomong juga sesak, serta tidur tidak bisa satu bantal.

Dia mengatakan jantung memiliki empat kamar. Yaitu bilik kanan dan bilik kiri, serta serambi kanan dan serambi kiri. Dia mengatakan bilik kiri memiliki peran penting, sebagai pemompa darah. Gagal jantung biasanya karena otot bilik kiri sudah banyak yang rusak atau kekurangan oksigen.

Seperti diberitakan mantan PM Jepang Shinzo Abe ditembak pada Jumat 8 Juli di Prefektur Nara. Abe ditembak sekitar pukul 11.30 pagi waktu setempat. Kemudian dia dinyatakan meninggal pada pukul 17.03 waktu setempat. Abe meninggal di usia 67 tahun. (jpg)

Editor: Yosep/Ruli-KKL

Berita Lainnya