Tolak Israel ke Piala Dunia U-20 di Indonesia, PA 212 Ancam Kepung Bandara

Tolak Timnas Israel
Plt Wakil Ketua Umum PA 212 Novel Bamukmin mendesak Presiden Jokowi untuk melarang Israel datang ke Indonesia pada Piala Dunia U-20.

JAKARTA-RADAR BOGOR, Lolosnya Israel ke Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia 20 Mei-11 Juni 2023, mendapat reaksi penolakan dari Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Baca Juga : Timnas U-19 Hadapi Vietnam Nanti Malam, Berikut Jadwal Piala AFF U-19 2022

Bahkan, Plt Wakil Ketua Umum PA 212 Novel Bamukmin mendesak Presiden Jokowi untuk melarang Israel datang ke Indonesia pada Piala Dunia U-20.

“Jokowi harus berani membuat kebijakan tersebut sebagai uji coba dan uji nyali,” kata Novel di Jakarta, Sabtu (2/7/2022).

Novel pun mengancam, jika hal itu tidak dilakukan Jokowi, maka umat Islam bisa bergerak turun ke jalan. “Jangan sampai umat Islam yang bergerak kepung bandara karena ini bukan pepesan kosong,” tegasnya.

Novel menyebut, contoh aksi tersebut pernah dibuktikan oleh umat Islam saat kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia beberapa waktu lalu.

“Ketika itu, para simpatisan berhasil membuat bandara lumpuh. Itu adalah sejarah baru. Ada penjemputan sampai kurang lebih massa sampai tiga jutaan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah dan PSSI menegaskan Israel dapat bermain di Piala Dunia U-20 2023 yang digelar di Indonesia.

“Masalah itu sudah kami bahas sejak tahun 2019. Semua negara yang lolos mengikuti Piala Dunia U-20 2023, dipersilakan untuk bermain,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Baca Juga : Jadwal Piala Dunia 2022 Qatar, Dibuka Senegal vs Belanda

Menurut Zainudin, sesuai kesepakatan dengan FIFA, sepak bola mesti dipisahkan dari politik.

Oleh sebab itu, setiap negara bisa berlaga pada setiap turnamen FIFA meski negara tuan rumah tidak memiliki hubungan bilateral dengan mereka.

“FIFA sudah menyampaikan kepada kami, negara mana pun yang masuk ke Piala Dunia U-20 2023, harus bertanding di Indonesia termasuk Isarel. Jadi, tidak ada masalah,” pungkasnya. (net/dis)

Editor : Yosep

Berita Lainnya