Final Putri Otonomi Indonesia 2022 Tutup Rangkaian HUT APKASI Ke-22

Final Putri Otonomi Indonesia 2022 Tutup Rangkaian HUT APKASI Ke-22. Hendi/Radar Bogor
Final Putri Otonomi Indonesia 2022 Tutup Rangkaian HUT APKASI Ke-22. Hendi/Radar Bogor

CIAWI-RADAR BOGOR, Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-22 ditutup dengan final pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2022.

Finalis asal Kabupaten Tapanuli Utara berhasil menjadi juara pertama, disusul Runner Up 1 dari Kabupaten Kebumen, Runner Up 2 dari Kabupaten Banyumas, dan Runner Up 3 dari Kabupaten Bandung. Sementara finalis asal Kabupaten Bogor berhasil meraih juara favorit.

Baca juga: Pede Raih Dua Kursi di Tanah Sareal, PPP Kota Bogor Klaim Banyak Caleg Milenial

Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengucapkan terima kasih karena telah menjadikan Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah Rakernas APKASI ke-14 dan HUT APKASI ke-22, serta pemilihan Putri Otonomi Indonesia.

Dirinya berharap, kedatangan delegasi pemerintah kabupaten dari seluruh tanah air ini dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan berdampak pada kebangkitan sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Bogor.

Berkenaan Putri Otonomi Indonesia, Iwan mengatakan, para finalis adalah putri , putri terbaik dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keharmonisan budaya di nusantara.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing, BRI Konsisten Perkuat Transformasi Digital

“Bisa mempromosikan potensi daerah, mengawal otonomi daerah dan saling berkolaborasi dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Presidensi G-20 di Indonesia,” ujar Iwan Setiawan di Vimala Ballroom Hotel Pullman Vimala Hills, Ciawi, Sabtu (18/6).

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), John Wempi Wetipo mengapresiasi jajaran APKASI di usia yang ke-22 tahun ini atas segala upaya pada pembangunan di daerah masing-masing.

Wamendagri juga mengapresiasi pelaksanaan pemilihan Puteri Otonomi Indonesia tahun 2022. Dengan harapan Puteri Otonomi Indonesia dapat mendukung program APKASI untuk mendorong pembangunan daerah.

Baca juga: 6.997 Tenaga Honorer Terancam jadi Pengangguran, Pemkot Bogor Siapkan Dua Solusi ini

Selain itu juga dapat mempromosikan berbagai potensi unggulan daerah masing-masing seperti parawisata, produk unggulan daerah dan lain-lain, dan juga menjadi penyambung lidah APKASI untuk kalangan millennial.

“Puteri Otonomi Indonesia adalah role model para generasi muda Indonesia yang di masa depan akan menjadi pilar dan penggerak otonomi daerah,” tandas John Wempi.(cok)

Editor: Rany

Berita Lainnya