Catatan untuk Habibi Syafii Efendi Terkait Makam Imam Syafii

H. Ahmad Baihaqi Lc ( Kang Abay )
H. Ahmad Baihaqi Lc ( Kang Abay )

MESIR- Keprihatinan dan kekecewaan Presiden Pemuda OKI (Organisasi Kerjasama Islam Dunia) dari Indonesia Syafii Efendi terkait kebersihan sekitar makam Imam Syafii di Kairo, hingga mengusulkan renovasi oleh Pemerintah Mesir, mendapat tanggapan dari tokoh pemuda H.Ahmad Baihaqi Lc. Berikut poin-poin komentarnya :

Baca Juga : Ziarah ke Makam Imam Syafii, Presiden Pemuda OKI Usulkan Renovasi oleh Pemerintah Mesir

  1. Sebagai Presiden Pemuda OKI dalam hal ini tidak memiliki Informasi secara utuh terkait apa yang dikomentarinya (Makam Imam Syafii).
  2. Inisiatif untuk Menyurati Pemerintah Mesir dalam hal ini terlalu Prematur, Bahkan jika itu terjadi maka jawaban dari Pemerintah Mesir apakah orang Indonesia ini tidak baca Berita bahwa Tanggal 18 April 2021 baru diresmikan kembali maqam ini setelah kurang lebih 5 tahun di Renovasi.
  3. Bahwa Maqam Imam Syafi’i bukan saja tempat tujuan jamaah Umroh dari Indonesia saja yang transit tapi juga dari banyak negara.
  4. Imam Syafii adalah salah satu dari Empay Imam Besar Mazhab terkemuka dan mazhabnya banyak dianut dikawanan Asia termasuk Indonesia.
  5. Imam Syafi’i menetap di Mesir selama 4 tahun dan meninggal dunia tahun 820 M.
  6. Renovasi Maqam Imam Syafi’i sudah dilakukan semenjak akhir tahun 2016 dan pada tahun 18 April 2021 diresmikan kembali dengan tampilan baru seperti saat ini.
  7. Kubah Kayu diatas Maqam Imam Syafi’i merupakan lukisan Kayu yang terbesar di Mesir dengan Diameter 17 Meter, dan Maqam ini adalah salah satu dari bagungan Dinasti Ayubiyah yang tersisa, dengan ciri khas Kayu yang dihiasi warna warni dengan kaligrafi arab yang indah.
  8. Kholid Annani Mentri di bidang Kementrian Negara Urusan Kepurbakalaan menyatakan dalam renovasi Maqam Imam Syafi’i menghabiskan anggaran 22 juta Pound Egypt atau 17 Milyar Rupiah.
  9. Bahwa kawanan Maqam Imam Syafi’e adalah wilayah pemakaman2 kuno yang tidak ramai ditempati masyarakat sehingga terkesan kurang bersih namun bukan berarti tak terpelihara.
  10. Terakhir saran saya bahwa dalam menilai apapun kita harus melihat secara utuh agar dikemudian hari kita tidak prematur dalam mengambil langkah dan tepat dalam memberikan komentar. (*)

Oleh :

prodi haji umroh uika bogor

H.Ahmad Baihaqi Lc ( Kang Abay )

  • Presiden PPMI Mesir 2016 (persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia )
  • Mahasiswa S2  UI ( H. Kajian Timur Tengah )
  • Pengusaha Muda (Hipmi Bogor )
  • Wakil Ketua Serikat Islam Kota Bogor

Editor : Yosep

Berita Lainnya