Ayo! 202 SD Negeri Masih Buka Pendaftaran

PPDB SD di Kota Bogor
Pelaksanaan PPDB tingkat SD di Kota Bogor, hari pertama Senin (6/6/2022). Sebanyak, 904 calon peserta didik baru mendaftar pada Jalur Afirmasi KETM.

Bogor-Radar Bogor, Tingginya animo masyarakat mendaftarkan anaknya ke SD Negeri pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi, membuat beberapa sekolah menutup lebih awal pendaftaran.

Hal ini disebabkan jumlah kuota yang disediakan sudah terpenuhi bahkan melebihi kuota tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Kurikulum SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Rini Mulyani menjelaskan adanya kebijakan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi sekolah negeri lain yang kuotanya belum terpenuhi.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

“Sekolah yang tutup itu ada 8 dari total 210 sekolah. Artinya masih ada 202 sekolah yang membuka pendaftaran,” terangnya, Rabu (15/6/2022).

Baca juga: PMK Bertambah di Kota Bogor, Sudah Banyak Sapi yang Sembuh

Ia menerangkan, pihak sekolah yang seluruh kuotanya sudah terpenuhi boleh mengajukan penutupan proses pendaftaran.

“Boleh tutup kalau seluruh kuota untuk dalam dan luar kotanya sudah terpenuhi. Jadi, meskipun pendaftar dalam kotanya sudah lebih dari kuota namun kuota luar kotanya masih ada sekolah itu tidak boleh tutup,” tutur Rini.

Jika kuota untuk luar Kota Bogor tidak terpenuhi hingga hari terakhir, yakni pada Kamis (16/6/2022) maka kuota tersebut baru akan dilimpahkan untuk kuota dalam Kota Bogor.

“Jadi bisa saja yang saat ini berada diposisi bawah nantinya dapat masuk karena ada kuota limpahan itu,” ucap Rini.

Baca juga: UU Serah Simpan Karya Belum Sepenuhnya Tersosialisasi

Dirinya menegaskan pemberlakuan kebijakan penutupan pendaftaran oleh sekolah di awal waktu ini sudah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (Juklak) serta petunjuk teknis (Juknis) PPDB.

“Ini dilakukan agar pendaftar tidak menumpuk di satu sekolah. Dan memberi waktu untuk orang tua agar bisa mencabut berkas kemudian mendaftar ke sekolah negeri lain,” paparnya.

Maka dari itu ia berpesan kepada orang tua calon peserta didik untuk memeriksa posisi urutan anaknya ke sekolah, dengan begitu antisipasi mendaftar ke sekolah lain bisa terlaksana sebelum penutupan pendaftaran. (cr1)

Editor: Rany

Berita Lainnya