Pakar Kesehatan IPB Tegaskan Kembali, PMK Tak Menular ke Manusia

DRAMAGA-RADAR BOGOR, Pakar Kesehatan IPB kembali tegaskan, bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan tidak berbahaya atau menular ke manusia.

Pakar Kesehatan Hewan IPB University, Denny Widaya Lukman menerangkan, April 2022, pemerintah Indonesia kebobolan lagi oleh PMK dan ini menjadi kejutan mengingat tidak ada kesiapan untuk menghadapi virus tersebut.

Baca juga: Aktivitas Kembali Normal, Load Factor BISKITA Trans Pakuan Tembus 77 Persen

“Kita juga tahu bahwa hewan sudah lama tidak divaksin. Sehingga penyebaran cepat dan kali pertama ini ditemukan di Jawa Timur dan Aceh. Kemudian adanya lalulintas sehingga menular ke beberapa provinsi seperti yang ada didata Kementrian Pertanian,” katanya.

Namun jangan khawatir. Pria yang juga Dosen Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Epidemiologi Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University itu menjelaskan, beberapa organisasi kesehatan di dunia menyatakan, PMK itu tidak menular kepada orang dan tak menyebabkan orang sakit.

Baca juga: Isu Resuffle Menguat, Bima Arya: PAN Sudah Siapkan Kader

“Manusia itu bisa jadi perantara penyebaran PMK, misalnya membeli daging berasal dari hewan tertular, terus ada darah yang menetes mencemari air lingkungan, terus diminum oleh hewan yang rentan maka hewan akan terkena PMK,” kata Denny.

Meskipun tidak ada dampak untuk kesehatan manusia, lanjutnya, tapi kerugian akan dirasakan peternak.

“Untuk itu, sebaiknya menghindari lalulintas pengiriman hewan antar daerah hal itu salah satu yang membuat cepatnya penyebaran PMK,” tuturnya.

Baca juga: Sahabat UMKM Bogor, bank bjb Dukung Surken Fest

Terkait vaksinasi terhadap hewan yang rentan terkena PMK, saat ini pemerintah untuk sementara akan impor terlebih dahulu ke luar negeri karena di Indonesia belum membuat vaksin PMK.

“Minggu depan mulai akan impor makanya saat ini Vusvetma yang di Surabaya dapat tugas untuk membuat vaksin,” jelasnya. (Abi)

Editor: Rany

Berita Lainnya