Molor dari Jadwal, Pelantikan Baznas Kota Bogor Paling Lambat Akhir Juli

Kucurkan Rp100 Juta, Baznas Bantu Lahirkan UMKM Kuliner Baru

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum mendapatkan jawaban terkait dengan usulan nama yang direkomendasikan untuk menjadi komisioner Badan Zakat Nasional (Baznas) periode 2022-2027.

Asisten Pemerintahan dan Kesejah­teraan Rakyat Setda Kota Bo­gor, Irwan Riyanto mengatakan, untuk melakukan pelantikan, masih harus menunggu soapa saja yang mendapatkan rekomendasi dari Baznas pusat.

Baca juga: Jokowi Bakal Tinjau Bendung Ciawi, Sejumlah Ruas Jalan Dipermak

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

“Usulan kami belum dijawab, jadi memang belum keluar nama-nama yang direkomendasikan oleh pusat,” katanya.

Irwan menargetkan pelantikan dapat dilakukan paling lambat akhir Juli. Sebab, meskipun sudah mendapatkan nama yang direkomendasikan Baznas Pusat, pihaknya masih harus melakukan tahapan salah satunya melaporkan ke Wali Kota Bogor.

“Paling telat kita inginnya akhir Juli, kita sudah bisa melantik,” ucapnya.

Baca juga: Pakar Kesehatan IPB Tegaskan Kembali, PMK Tak Menular ke Manusia

Sementara itu, Plt Baznas Kota Bogor Adi Novan mengakui ada keterlambatan soal pengumuman komisioner yang seharusnya dilakukan usai Hari Raya Idul Fitri.

“Memang ada proses yang tertunda,” ucapnya.

Sebenarnya kata dia, Baznas Pusat sendiri memiliki waktu selama 20 hari untuk melakukan verifikasi 10 calon komisioner yang diusulkan.

Baca juga: Aktivitas Kembali Normal, Load Factor BISKITA Trans Pakuan Tembus 77 Persen

“Jadi memang itu salah satu alur yang musti kita tempuh. Dari 10 baznas mengerucutkan 5, atau dikembalikan semua dalam arti 10 orang direkomendasikan layak menjadi komisioner Baznas,” katanya.

Jika sudah keluar penetapan lima nama, tahap selanjutnya melakukan pleno penentuan ketua Baznas Kota Bogor, dan anggotanya.

“Mereka pleno untuk penentuan ketua, dipimpin Assisten pemerintahan dan Kepala Kantor Kemenag. 5 orang ini muncul nama sebagai Ketua, posisinya sama sebagai komisioner, sejajar, dan baru proses SK,” tukasnya.

Baca juga: Isu Resuffle Menguat, Bima Arya: PAN Sudah Siapkan Kader

Sebanyak 10 calon pimpinan Badan Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor periode 2022-2027 menjalani tes tulis akademis yang dilakukan di aula gedung Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) pada Kamis (17/3/2022).

Dalam tahapan Seleksi calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tersebut mereka dapat mengikuti proses tes tulis administrasi setelah jumlah pendaftar calon pimpinan Baznas Kota Bogor dinyatakan memenuhi kuota pada hari terakhir penutupan pendaftaran Sabtu (12/3/2022) lalu.

Ketua Pansel, KH Ade Sarmili mengatakan, setelah penutupan pendaftaran dan jumlahnya sudah memenuhi kuota, dilakukan proses seleksi ini dengan tes tulis kepada para calon kandidat pimpinan Baznas Kota Bogor.

Baca juga: Sahabat UMKM Bogor, bank bjb Dukung Surken Fest

“Setelah tes tulis ini, para calon kandidat akan menjalani proses wawancara dan uji makalah. Kemudian, panitia akan mengirimkan nama-nama beserta hasil tes mereka ke Baznas Pusat,” ujarnya.

Adapun, ke-10 calon pimpinan Baznas Kota Bogor yang sudah masuk dan mengikuti tahap proses tes tulis akademis ini.

Diantaranya, ada Rusli Saimun, Khotimi, Husen As Soleh, Wahyul Mimbar, Romdoni, Subhan Murtadla, Iman, Moh. Nurdat Ilhamsyah, M. Syarifuddin serta Ahmad Alfan. (ded)

Berita Lainnya